Kembali Tambah 1 Kasus di Agam, Warga Nagari Koto Tuo Yang Terpapar Positif Terinfeksi Covid-19

0
57

Agam Sumbar Zonadinamikanews.com.Satu orang warga kabupaten Agam dinyatakan positif wabah Covid-19, hal ini sesuai hasil pemeriksaan laboratorium Biomedika Unand Padang dan juga bedasarkan informasi resmi yang diumumkan juru bicara gugus tugas Covid-19 Sumbar Jasman Rizal hari Sabtu (30/5) sore kemaren.

Mengutil informasi penambahan 1 orang warga yang dinyatakan positif itu disampaikan Jasman Rizal Sabtu sore, dari penambahan 11 orang pasien yang dinyatakan positif terpapar Covid-19 di Sumbar, terdapat 1 warga asal kabupaten Agam, seorang pria berusia 46 tahun, warga Koto Tuo, kecamatan IV Koto.

Camat IV Koto Eko Espito saat dihubungi Via telepon selulernya Minggu (31/5) menjelaskan, bahwa yang dinyatakan positif terpapar Covid-19 itu adakah warga IV Koto, bekerja sebagai anak buah kapal penyeberangan Padang Mentawai, sementara istrinya tinggal di Koto Tuo, IV Koto dan sehar-hari bertugas sebagai bidan desa di Pustu Pahambatan, Nagari Balingka, Kecamatan IV Koto.

Camat Eko Espito, bersama tim Puskesmas IV Koto sudah melakukan tracking terhadap keluarga dekat pasien pria tersebut, bahkan hingga Sabtu sore, sudah 6 orang keluarganya menjalani test Swab.

Saat dikonfirmasi tim awak media Eko Espito menyebutkan bahwa Pria berusia 46 tahun tersebut, diduga terpapar virus Corona ditempat dia bekerja sebagai anak buah kapal penyeberangan Padang-Mentawai, yang saat ini sudah diisolasi di di Balatkop. Sumbar, yang selanjutnya dipindahkan kelokasi karantina Kemenag Sumbar di Padang.

Seperti dijelaskan camat IV Koto, Eko Espito dan kepala Puskesmas Koto Tuo, IV Koto dr.Yori Sulistia secara terpisah, mengambil sikap dengan melakukan Swab test pada orang-orang yang melakukan kontak erat dengan pasien terpapar Covid-19 IV Koto, terutama keluarganya, dan sudah dilakukan test sebanyak 6 orang masing-masing istri, orangtua laki-laki, 3 orang anaknya dan 1 orang tetangga.

Dijelaskan Yori Sulistia, istri korban terpapar Covid-19 dari IV Koto, bekerja sebagai bidan di Polindes Pahambatan dalam wilayah kerja puskesmas IV Koto.

Untuk langkah antisipasi, Polindes Pahambatan sejak 3 hari terakhir sudah ditutup dan seluruh petugas Puskesmas serta pasien yang pernah kontak dengan bidan desa tersebut sudah diminta untuk melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Hasil pemeriksaan labor kemungkinan akan keluar Rabu pekan depan dan kita berharap, hasilnya negative,” sebut camat IV Koto Eko Espito dan Yori Sulistia.

“Terkait dengan istri pasien terpapar Covid-19, bekerja sebagai bidan desa di Pahambaran, dengan sendirinya pihak Dinas Kesehatan Agam melalui Puskesmas IV Koto, Pustu Pahambatan ditutup menjelang ada penjelasan berikut oleh pihak dinkes,” tambah Yori Sulistia.

Dilain pihak, tim siaga Covid-19 IV Koto disebutkan telah melakukan berbagai langkah antisipasi termasuk melakukan pembersihan dan penyemprotan desinfektan di rumah keluarga terpapar di IV Koto, Puskemas IV Koto termasuk di Polindes Pahambatan untuk memutus rantai penyebaran virus corona tersebut.

Dengan bertambahnya 1 warga Agam yang terpapar positif terinfeksi Covid-19, dari IV Koto, menambah jumlah warga Agam terpapar menjadi 18 orang, setelah sebelumnya 15 pasien yang dinyatakan sembuh dan boleh pulang, sementara 2 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit dan 1 masih menjalani isolasi.

(Zaherman)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here