Izin 58 Perusahaan di Jabar Dicabut Karena Langgar Protokol Covid-19

0
124

Bandung-ZonadinamikaNews.com.Dianggap tidak mengikuti akan ketentuan protokol kesehatan dalam pandemi covid-19, mencabut izin 58 perusahaan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat (Disperindag Jabar) mencatat ada 5.800 industri di Jabar yang masih beroperasi pada masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Ribuan industri tersebut, telah mengantongi Izin Operasional Mobilisasi Kegiatan Industri (IOMKI) dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

“Untuk industri di Jabar masih diperkenankan buka, tapi harus mendapatkan IOMKI. Jabar secara nasional paling banyak dibuka industrinya, jadi tersebar di semua kabupaten/kota,” ujar Kadisperindag Jabar Arifin Soedjayana dalam telekonferensi pers dari Gedung Sate, Selasa (19/5/2020).

“Tapi memang yang paling banyak tersebar di kawasan industri di Purwakarta, Karawang, Bekasi dan Bogor. Ada 5.800-an yang diberikan izin, dan izin itu diberikan langsung dari teman-teman Kemenperin, industri besar ini menampung sampai 1,6 juta tenaga kerja,” tutur Arifin melanjutkan.

Pandemi COVID-19 ini, diakui Arifin membuat perlambatan ekonomi, namun ia memastikan secara umum aktivitas ekonomi di Jabar tetap berjalan. “Hanya kembali lagi ke protokol kesehatan harus dijaga, di dalam kawasan ada aturannya. Dari 5.800 itu ada 58 diantaranya yang dicabut IOMKI-nya, karena tak mematuhi protokol kesehatan dan itu dilakukan oleh teman-teman gugus tugas kabupaten dan kota,” ucap Arifin menegaskan.

Menurut Arifin, pemantauan tak hanya dilakukan di dalam kawasan industri, tetapi juga area perekonomian informal yang berada di sekitar pabrik. “Hanya kalau dilihat di lapangan, yang susah dijaga itu pedagang kaki lima bagi pemenuhan logistik tenaga kerja, ini yang sulit. Gugus tugas juga melakukan pemantauan agar lingkungan di sekitar (industri) juga terjaga, karena ada aturan dari Kemenperin dan juga arahan yang dilaksanakan sesuai kebutuhan di kabupaten dan kota masing-masing,” tutur Arifin. (Agus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here