BRAKKK” Rumah Warga Rusak Dihantam Angin Kencang Disertai Hujan Es di Parsoburan

0
574

Tobasa-ZonadinamikaNews.com. Cuaca yang cerah, langit yang biru tanpa awan, diiringi suara kicau burung menghiasi warna pagi para warga di Dusun Tungko Ni Solu, Desa Parsoburan Barat, Kecamatan Habinsaran, Kabupaten Toba Samosir, Sabtu (9/11/2019).

Demikian juga suasana ceria menghinggapi seluruh isi dusun, tak terkecuali bagi keluarga Juanda Rajagukguk dan Patiasa Halawa.

Namun,
tak berselang lama kemudian, sepertinya kebalikan kata pepatah: “Tak Selamanya Mendung Itu Kelabu”, sekitar pukul 13.30 Wib langit di Parsoburan Barat mulai dipenuhi gumpalan awan berwarna hitam.

Angin yang awalnya berhembus sepoi, perlahan mulai melaju kencang hingga dedaunan dan ranting bahkan dahan pohon bergoyang mulai tak karuan.

“Suasana mulai mencekam sebab langit sungguh menghitam. Segenap warga dusun lalu menutup pintu dan jendela rumah masing masing,” ujar Mama Niko Manik saat dihubungi awak media.

“Tepat pukul 16.00 sore, atap rumah kami berbunyi seperti dilempari jutaan batu kerikil, setelah saya keluar dan memeriksa, saya lihat ternyata telah turun hujan es,” seru wanita yang bersuamikan marga Panjaitan itu terbata.

Diceritakannya, setelah itu dirinya lalu kembali lagi masuk ke rumah, dan tak lama berselang, sekitar pukul 16.30 wib, terdengar bunyi yang sangat keras. “Brakkkkk”

“Saya penasaran, diselimuti rasa takut, saya beranikan diri lagi keluar, astaga, saya terkejut sekali, ternyata atap rumah saudara saya, pak Juanda dan Halawa itu sudah diterbangkan angin beliung hingga belasan meter jauhnya,” ujarnya sedih.

Tak berselang lama, sekitar satu jam kemudian, hujan dan angin pun tampak mulai reda. Warga dusun lalu memeriksa kerusakan diakibatkan musibah itu. Sebisanya para warga lalu berusaha bergotong royong memperbaiki rumah yang rusak.

“Kami, semua warga dusun sangat prihatin atas musibah yang dialami saudara kami ini. Semoga para korban dapat tabah dan segera mendapat penghiburan dari Tuhan,” ujar boru Manik itu lagi.

Sementara itu, guna penelusuran lebih dalam, Kepala Desa setempat belum bisa dihubungi sebab khabarnya sedang pergi ke lokasi ladangnya yang cukup pelosok. “Ia, Kepala Desa pergi ke ladang, gak ada sinyal disana,” pungkas Mama Niko mengakhiri. (JP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here