Dampak Proyek Kanal Banjir,Rumah Warga Rusak

0
67

Palangka Raya- ZonadinamikaNews.com.Kamis pagi warga mandawai komplek Sosial RT. 03 RW. VI. RT. 05, RW VII. RT. 01 RW. VII.. Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya Prov Kalteng Bersama sama tim kuasanya mendatangi Kantor PUPR Yang beralamat DijalanTjilik Riwut KM.5,5 seketar Pukul 10:00 Wib. (24/10/2019).

Kedatangan warga bersama tim kuasanya di kantor PUPR Kota Palangka di sambut langsung Pa Arbet sebagai seketaris di dalam ruwangan rapat, setelah mendengarkan apa yang di sampaikan warga Pa Arbet mengatakan,”akan melakukan peninjauan dengan trun kelapangan terkait permasalahan yang di keluhakan warga akibat pembangunan pelebaran dan pengerukan Proyek kanal banjir.

Beliau juga menambahkan di sepanjang jalur sungai yang di bangun kena jalur hijau,” ungkapnya.

Dikutip dari keterangan tim kuasa warga, mereka datang kekantor PUPR Kota Palangka Raya ingin melaporkan terkait rusaknya rumah beberapa warga dan penurunan tanah di wiliyah dampak dari pembangunan Proyek kanal banjir yang ada di mandawai komplek Sosial kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya.

Lanjutnya, “Kami berharaf kepada pemerintah dinas Terkait Turun kelapangan untuk meninjau warga yang terkena dampak Pengarukan Bantaran Sungai Pengaringan yang Dikerjakan Salah satu CV Yang mengakibatkan merugikan masyarakat dilingkungan RT. 03 RW. VI. RT. 05, RW VII. RT. 01 RW. VII. Yang mana semua warga di sepanjang belakang rumahnya kena pengerukan dan pelebaran sungai,”ucapnya.

Saat awak media melakukan wawancara kepada Fahmi salah Satu Warga mengatakan, Rumahnya sudah miring sekitar kurang lebih 5 CM, sedangkan untuk dapur rumahnya juga geser sekitar kurang lebih 10 CM. yang dia takutkan Jika ada hujan turun apa lagi disertai angin kencang rumah kami berguyang pa, saya dan ibu memilih duduk Diteras Rumah dan keluar takut kalau terjadi sesuatu yang tidak kita inginkan.

Beberapa malam ini rumah kami bergerak kami ketakutan untuk tidur di dalam rumah, sedangkan di rumah hanya kami berdua ibu saja, saya kalau mau jalan sangat takut meninggalkan ibu sendiri di rumah lama lama, “ujar Fahmi.

Di saat yang sama Pa Pilodi warga mandawai komplek Sosial mengatakan, rumahnya miring dari beberapa minggu ini terus bergerak ke belakang, papan kayu dinding dan papan kayu lantai rumahnya terbuka, begitu juga tiang tiang penyangga rumahnya.

Dia meminta pihak pemerintah yang terkait untuk melakukan peninjauan agar bagai mana untuk melakukan penyelesaian permaslahan dampak akibat dampak Pengarukan dan pelebaran Bantaran Sungai Pengaringan Proyek pemerintah yang di kerjakan salah satu CV dua bulan lalu, “ujarnya.(zd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here