Penghibah Tanah dan Pengguna Air Bersih Umbu Afia Kecewa Pada Program Pemerintah

0
323

Gunungsitoli, zonadinamikanews. com–Terkait pengerjaan pembangunan sarana air bersih di tambalou afia menuju gawu gawu, desa gawu gawu bouso, kecamatan Gunungsitoli Utara, kota gunungsitoli, yang dikerjakan oleh CV. BRIAN PUTRA ANUGRAH PRATAMA, yang di pimpin langsung oleh DERMAWAN BERKAT ZEGA (Wakil Direktur XVIII) dan dikoordinir langsung oleh DAVID DWI ARIANTORO HAREFA, ST, selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dengan nilai anggaran: rp. 1.099.998.000 (satu milyar sembilan puluh sembilan juta sembilan ratus sembulan puluh delapan ribu rupiah) termasuk pajak. Yang bersumber dari dana DAK reguler tahun Anggaran 2018, bertujuan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat setempat. Mulai pengerjaanya sejak 03 april 2018 sampai dengan 29 september 2018, uraian pekerjaan : pembuatan broncaptering 1 unit, Bak pembagi 2 Unit, Rumah Pompa 1 Unit, Pekerjaan Pipa 4000 meter” , dan pemasangan sambungan rumah 150 buah.

Warga Masyarakat Kecamatan Gunungsitoli Utara khususnya warga Desa Afia, Gawu gawu bouso, Tetehosi Afia, Kota Gunungsitoli, selaku pemilik dan penghibah tanah, serta pengguna air bersih umbu tambalou afia desa afia, merasa kecewa dengan program pemerintah kota gunungsitoli.

Menurut salah seorang warga masyarakat, sekaligus penghibah tanah umbu tambalou afia, desa afia, kecamatan Gunungsitoli Utara, Tahadodo zega, yang didampingi oleh sejumlah masyarakat saat dikonfirmasi langsung oleh media menuturkan rasa kekecewaanya.dimana pada tahap awal rencana pengerjaan pembangunan sarana air bersih di tambalou afia menuju gawu gawu, desa gawu gawu bouso, kecamatan Gunungsitoli Utara, kota gunungsitoli, yang dikerjakan oleh CV. BRIAN PUTRA ANUGRAH PRATAMA, yang di pimpin langsung oleh DERMAWAN BERKAT ZEGA (Wakil Direktur XVIII) dan dikoordinir langsung oleh DAVID DWI ARIANTORO HAREFA, ST, selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dengan nilai anggaran: rp. 1.099.998.000 (satu milyar sembilan puluh sembilan juta sembilan ratus sembulan puluh delapan ribu rupiah) termasuk pajak. Yang bersumber dari dana DAK reguler tahun Anggaran 2018, bertujuan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat setempat. Mulai pengerjaanya sejak 03 april 2018 sampai dengan 29 september 2018, uraian pekerjaan : pembuatan broncaptering 1 unit, Bak pembagi 2 Unit, Rumah Pompa 1 Unit, Pekerjaan Pipa 4000 meter” , dan pemasangan sambungan rumah 150 buah.

” Saya sebagai penghibah tanah umbu tambalou afia ini, sungguh sangat kecewa pada pengerjaan pembangunan ini. Awalnya, melalui Dinas pekerjaan umum dan penataan ruang sempat menyemangati warga masyarakat bahwa: “nantinya air bersih ini setelah kita bangun dapat disambung melalui pipa sambungan rumah yang kita sediakan ke bak masing masing rumah tangga, sehingga kebutuhan ita dapat terpenuhi.tutur tahadodo meniru perkataan petugas pekerjaan umum dan penataan ruang kota gunungsitoli.

Lebih lanjut Tahadodo zega, menjelaskan bahwa pembangunan sarana air bersih tambalou afia, desa afia kecamatan Gunungsitoli Utara ini, sudah tiga tahap. Pembangunan awalnya dinilai bagus, pembangunan tahap kedua semakin tidak bagus, dan terakhir pembangunan pada tahun 2018 kemarin sungguh tak bagus atau sangat mengecewakan. Karna dari dulunya air bersih ini dapat dipergunakan oleh seluruh warga masyarakat pengguna yakni :Warga Desa afia, Gawu gawu bouso, dan Tetehosi Afia,sebelumnya tidak pernah ada masalah seperti ini. Bahkan mereka sangat puas menikmati (bisa mandi, nyuci) terutama anak anak sekolah.

Ditambahkanya, menurut informasi yang kami dapatkan dari bengkel saat diundangkan untuk memperbaiki mesin pompa air ini oleh pihak dinas pekerjaan umum dan penataan ruang kota gunungsitoli , bahwa mesin yang diadakan oleh pihak rekanan tidak sesuai dengan yang di anggarkan. Selain mesin pompa air juga bangunan Boncaptering juga diragukan kualitasnya karna air sungai tambalou setiap banjir masuk melalui dinding. bukan hanya itu, pembuatan bak pembagi juga belum ada, dan sambungan juga hanya sebagian saja.

Mengakhiri tahadodo zega, berharap dan meminta kepada pemerintahan kota Gunungsitoli, provinsi, dan pusat, agar dapat memperhatikan mereka dan meninjau secara langsung dilapangan serta mencari solusi agar masyarakat setempat dapat menikmati air bersih umbu tambalou afia sesuai kebutuhan. harapnya.

Sementara saat dikonfirmasi kepada pihak dinas pekerjaan umum dan penataan ruang maimun bangun, ST, melalui via telepon selulernya mengakui bahwa benar ada masalah dalam pemanfaatan sarana air bersih tambalou afia desa afia kecamatan Gunungsitoli Utara, kota gunungsitoli dimaksud. “ya, benar ada sedikit masalah di sarana air bersih tambalou afia tersebut, dan itu hanya merupakan masalah meter pln saja bang, nanti akan kita korcek lapangan. Kata maimun. @ red

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here