Perlakukan Terhadap Penghuni Panti Asuhan Tunas Bangsa Tidak Layak Kasusnya Harus Tuntas

0
314

PEKANBARU – Zonadinamika.com. Penetapkan status tersangka terahdap pemilik Yayasan Tunas Bangsa, Hj Lili. Orang nomor satu di Riau itu meminta kasus yayasan tersebut diusut sampai tuntas,maka Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman mendukung langkah pihak kepolisian agar menuntaskan kasus tersebut.

“Saya mendukung langkah polisi dalam menindaklanjuti persoalan Yayasan Tunas Bangsa. Persoalan tersebut harus diusut tuntas,” kata Andi Rachman, begitu sapaan akrabnya, dalam perbincangan dengan pada wartawan , Selasa (31/1/2017).

Andi juga mengaku prihatin atas penghuni panti asuhan dan jompo yang diperlakukan tidak layak. Sehingga saat ini ada 30 orang yang mengalami gangguan jiwa yang sudah dievakuasi Dinas Sosial Pemprov Riau ke Rumah Sakit Jiwa Pekanbaru.

“Saya sudah minta pihak RSJ Pekanbaru menangani kejiwaan mereka. Harus ditangani secara serius, saya turut prihatin atas kejadian ini,” kata Andi.

Politikus Golkar ini juga memperingatkan kepada jajarannya, termasuk Pemkot Pekanbaru, agar tidak mencoba ‘bermain-main’ dengan pihak Yayasan Tunas Bangsa.

“Saya peringatan kepada jajaran saya, termasuk Pemkot Pekanbaru, jangan ada yang coba-coba bermain-main dalam kasus ini. Persoalan Yayasan Tunas Bangsa ini harus diusut tuntas, termasuk persoalan izin yayasannya,” katanya.

Dengan terbongkarnya kasus Yayasan Tunas Bangsa ini, Andi juga memperingatkan agar Dinas Sosial Pemprov Riau dan Dinas Sosial Pemkot Pekanbaru mengambil langkah dengan segera meninjau panti asuhan dan jompo lainnya.

“Jangan sampai ada korban lainnya. Ini menjadi pelajaran penting buat kita semua. Harus ada evaluasi terkait panti asuhan dan jompo,” tutup Andi.
(zd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here