SMAN 1 Peudawa Aceh Timur Berupaya Tingkatkan Propesional Guru dan Mutu Sapras Sekolah.

0
34

Aceh Timur-ZonadinamikaNews.com.Peningkatan mutu pendidikan sejatinya diawali dari program yang diterapkan sekolah,Kebijakan, kepemimpinan kepala sekolah, infrastruktur, dan proses pembelajaran, kebijakan hal terpenting, utamanya yang berlaku secara nasional meliputi kurikulum.

Kepemimpinan (leadership) kepala sekolah juga tak kalah penting di dalam manajemen berbasis sekolah,transparansi keuangan, hubungan ekosistem berjalan di sekolah antara guru dengan kepala sekolah, orang tua dengan guru, maupun dengan siswa dan seluruh yang ada di satuan pendidikan, ekosistemnya harus jalan,” ujar Drs Sinarta Purba, M.Pd pada ZonadinamikaNews.com.

Sinarta menambahkan, kepala sekolah yang memiliki kreativitas dan inovasi bagus, bisa membuat sekolah menjadi bagus pula.infrastruktur, yang tidak lain adalah sarana dan prasarana semua itu kata Sinarta berpengaruh terhadap peningkatan mutu pendidikan. Apalagi sekarang dunia tanpa batas. Siswa bisa belajar tidak hanya dari guru dan buku yang ada, melainkan bisa belajar dari media sosial,” jelasnya.

Meningkatkan mutu pendidikan menurutnya ialah proses pembelajaran. Proses pembelajaran yang menyenangkan, yang berinovasi dan penuh kreativitas lanjut, dapat mendorong anak-anak terbangun motivasinya. Namun, proses pembelajaran juga tergantung dari potensi guru, kecakapan guru, dan kemampuan guru.

Lebih jauh Drs.Sinarta.M.Pd mengatakan, bahwa ditengah keterbatas dan kondisi sekolah yang tergolong dipinggiran pihaknya terus mengupayakan pengalokasian dana BOS semimal mungkin, dengan juknis dan prosedur yang berlaku serta arahan dan bimbingan dari berbagai pihak termasuk Dinas Pendidikan Provinsi dan Badan Ispektorat Provinsi Mengingat SMAN 1 Peudawa Aceh Timur merupakan sekolah Yang Masih tergolong tertinggal baik dari segi Pendidikan dan Prasarana Sekolah.Dalam penggunaan dana BOS kami lebih menitik beratkan pada pengembangan Penddikan dan perbaikan Sarana Prasarana Sekolah. Terang Sinarta

Dan pada prinsipnya bahwa dalam Penyerapan Dana BOS tahun 2018 pada SMAN 1 Peudawa, kami dari pihak sekolah sudah berupaya Mengalokasikan dana Bos Sesuai dengan Juknis BOS permendikbud no. 1 Tahun 2018, Serta Pembelian barang dan jasa mengacu pada Standar Harga Barang dan Jasa Provinsi Aceh KEPUTUSAN GUBERNUR ACEH N O M O R : 028 / 993 / 2017.

Dan dalam keterbatasan itu juga sampai saat ini kami masih sangat membutuhkan bantuan dari berbagai pihak untuk Perbaikan sarana Sekolah dan pembinaan Guru yang lebih profesional dalam mendidik siswa siswi disekolah,

Mulai Tahun 2016 s/d sekarang Dana Pendidikan hanya bersumber dari BOS semata tanpa ada kutipan dari wali siswa maupun dari pihak lain, sehingga semua proses belajar mengajar hanya bertumpu pada dana Bos semata. Soal pro dan kontra terhadap penggunaan keuangan neraga termasuk dana pendidikan atau Biaya Operasional Sekolah (BOS) kami sangat memaklumi, karena yang mengelolah bukanlah malaikat melainkan manusia biasa yang tidak luput dari berbagai kehilapan, kata Sinarta.

Dan sekolah kami berprinsip bahwa inovasi dan kreativitas bisa menjadi kekuatan Indonesia yang memiliki bonus demografi, sehingga generasi bangsa akan bisa bersaing dengan negara lain pada abad 21. Dikatakannya, dalam proses pembelajaran juga harus dimasukkan pendidikan karakter yang biasa disingkat 4C tersebut meliputi Critical Thinking (berpikir kritis), Collaboration (kemampuan bekerja sama dengan baik), Communication (berkomunikasi) dan Creativity (kreativitas).(B)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here