Aceh Timur – ZonadinamikaNews.com. Warga desa Julok Rayeuk Selatan (JRU) Kecamatan Indra Makmur Kabupaten Aceh Timur Mh, meminta kepala sekolah dan dewan guru di SDN 3 jru untuk menghentikan penggunaan kapur dan papan tulis hitam dalam melaksanakan proses belajar mengajar.

“Pasalnya dengan Cara mengajar guru menggunakan kapur tulis harus diganti dengan papan tulis ‘white board’ dan spidol untuk menjaga kesehatan dan kebersihan lingkung”Ungkapnya kepada zonadinamikanews,seni (18/2/2019).

Ia mengakui dengan kemajuan alat peraga belajar saat ini, pemakaian kapur dan papan tulis sudah harus ditinggalkan karena tak lagi menarik anak untuk belajar.

Setiap guru atau kepala sekolah diimbau menghentikan penggunaan kapur tulis dan mengantikannya dengan spidol warga supaya anak-anak lebih bergairah dan bebas dari polusi bahan berbahaya saat di ruang kelas”,Ujarnya

Terkait dengan permintaan warga setempat peduli terhadap kesehatan, hal tersebut juga dijelaskan kebenaran tentang penggunaan kapur tulis oleh seorang guru yang mengajar di SDN 3 JRU itu, dengan jumlah peserta didik sekitar 230 Siswa/i masih belajar menggunakan kapur tulis, atau dengan sebutan belajar ala (jadul) alis jaman dulu masih berlaku sampai hari ini.senin (18/2/2019).

Kepala sekolah saat hendak dikonfirmasi media, sedang tidak ada di tempat, menurut pengakuan guru yang mengajar di sekolah tersebut, bahwa kepala sekolah atas nama Sumiati, S. Pd sering tidak masuk ke sekolah, karena kepsek saat ini sedang sakit sehingga tidak dapat menjalankan tugasnya.

Jurnalis : M. Alimin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here