Pemuda Kritisi Warisan Akhir Jabatan Walikota dan Wakil Walikota Tangerang

KOTA TANGERANG-Zonadinamikanews.com.Poros Informasi Masyarakat (PIM) menggelar dialog Publik di gedung Community Center AP II dengan tema “Legacy Akhir Periode Ke Pemimpinan Arief Wismansyah – Sachrudin”. Pada minggu (17/12/2023).

Diketahui, kegiatan tersebut dilakukan untuk mengevaluasi kinerja Walikota dan Wakil Walikota Tangerang yang akan habis masa jabatannya pada tanggal 26 Desember 2023.
Kegiatan tersebut melibatkan OKP Cipayung Plus dan Organisasi Kemasyarakatan Kota Tangerang sebagai peserta.

Tampak hadir narasumber dalam Dialog tersebut, Andri Permana, S.Sos Anggota DPRD Kota Tangerang Fraksi PDIP, Gerry Vebrian Akademisi Kota Tangerang dan Topan Bagaskara Sekum SEMMI Tangerang.

Dalam penyampaiannya, Andri Permana sebagai anggota DPRD mengomentari mengenai capaian pemerintah kota selama 10 tahun terakhir melalui RPJMD.

“Berhasil atau tidaknya pemerintah kota dapat diukur melalui capaian RPJMD, baik dari kesehatan, pendidikan, infrastruktur dan lain sebagainya”. Kata Andri Permana yang juga Ketua PERBASI Kota Tangerang.

Masih di tempat yang sama, Gerry Vebrian Akademisi Kota Tangerang menuturkan, bahwa hanya pemimpin yang memiliki legacy bukan penguasa.

“Arif dan Sacrudin tidak meninggalkan legacy yang berpengaruh pada masyarakat. Pemerintah selalu berbicara angka, bukan rasa dan itu tidak dibutuhkan masyarakat.” Kata Gerry Vebrian Salah satu dosen universitas di Kota Tangerang.

Selain itu, Topan Bagaskara mengkritisi beberapa aspek penting yang tidak diperhatikan sejak Kepemimpinannya yaitu aspek budaya, Transportasi Umum dan tatanan ruang kota. Menurutnya tiga hal ini Seolah-olah diabaikan begitu saja.

“Pemerintah saat ini seakan lupa bahwa kota Tangerang mempunyai cagar budaya yang patut diperhatikan dan dirawat, sehingga tidak ada legacy yang ditinggalkan selain kesengsaraan”. Ucap Topan Bagaskara yang juga pegiat Seni Kota Tangerang.

Terakhir, Ervin Suryono Direktur Sospol Poros Informasi Masyarakat (PIM) dalam sambutannya mengatakan bahwa Dialog Publik ini sebagai sarana pesan kepada Arief-Sachrudin serta PJ Walikota Tangerang.

“Ini bagian dari rapot merah Arief-Sachrudin, juga warning untuk PJ Walikota Tangerang nanti”. Kata Ervin yang juga PW SEMMI Jakarta Raya.(zdn)

BAGIKAN BERITA

You cannot copy content of this page