Gelar Perkara Di Poldasu, Herman Jaya Harefa,Sebut Media Abal Abal Dan Wartawan Dadakan

0
563

Gunungsitoli, zonadinamikanews. com. Diduga Setelah beberapa hari telah digelar perkara terkait dugaan Ijazah Palsu di Poldasu, jumat 24/01/2020,melalui Wassidik Poldasu dan berdasakan surat Ombudsman RI, tanggal 27/08/2019, sesuai hasil auditor irjend kemenag RI menyatakan,bahwa ijazah atas nama terlapor Herman Jaya Harefa batal demi hukum.

Herman salah seorang wakil ketua DPRD kota Gunungsitoli. yang dilaporkan langsung oleh ketua GWI a.n Lo’o Zaro Zebua beberapa tahun silam sebagaimana yang diberitakan dari berbagai media.

Lanjut awak media mengambil sebuah pernyataan Wakil ketua DPRD kota Gunungsitoli a.n Herman Jaya Harefa, Spdk melalui media social Facebook yang diposting langsung oleh Herman Jaya Harefa, Spdk tertanggal 30/01/2020 sekitar kurang lebih pukul 07:00 WIB yang mengatakan:

“Ada bayak orang bertanya kepada saya mengenai berbagai pemberitaan beberapa hari terakhir, karena tidak dijawab berita berita itu?.

Maka tanggapan saya sederhana, saya tidak mau menghabiskan energi dengan berita-berita sampah dari media Abal-Abal, yang dibuat oleh wartawan dadakan, karbitan dan kaum tak terpelajar yang disuruh oleh seorang manusia BODOH, KONYOL, OON, BEBAL, DAN TULI.

lebih baik diam tenang menonton si BODOH kesurupan seperti orang gila dengan segala usahanya yang konyol.#Hilinaa_menunggumu

selamat pagi ”

Curhatan sang wakil rakyat yang terhormat dalam media sosial tersebut, Sonifati Mendrofapun membeŕi tanggapan, sebagai seorang aktivis pemerhati masyarakat Nias.

“saya hanya menduga kalau wakil ketua DPRD kota Gunungsitoli a.n Herman ini sangat terganggu dengan gelar perkara yang telah dilaksanakan oleh Poldasu,maka saya minta kepada bapak Kapolri apabila laporan ketua GWI ini betul maka dimohon kepada bapak Kapolri segera tetapkan sebagai tersangka dan tangkap terlapor dugaan pengguna Ijazah Palsu, tegas soni,senin (03/02/20). @ tim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here