Oknum PNS Di Sanggar Kegiatan Diduga Rangkap Tugas Operator Di Desa Rafae, Kecamatan Raimanuk

0
691

ATAMBUA, NTT-Zonadinamika.com. Sekretaris Desa Rafae, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu Genoveva Mau mengaku Kesal dengan tindakan seorang Operator Komputer Desa atas nama Stefanus Manek (SM) yang berseragam PNS, padahal SM adalah pegawai pada bidang Pendidikan Luar Sekolah (PLS) di Dinas PPO Kabupaten Belu dan bertugas  di salah satu Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), namun dalam beberapa bulan ini SM sering merangkap pekerjaannya di Kantor Desa Rafae, Kecamatan Raimanuk saat jam kantor sebagai operator Komputer Desa, dan mengatur segala jenis kegiatan menyangkut administrasi dan keuangan di Desa Rafae.

Lebih parah lagi, SM  juga ikut bertugas merumuskan Alokasi Dana Desa (ADD) bersama kepala Desa Rafae dan dalam perjalanan Dana ADD Tersebut sudah dicairkan tanpa tanda tangan dan sepengetahuan Sekretaris Desa, hal tersebut diakui oleh Sekretaris Desa Genoveva Mau sebagai tindakan penyalahgunaan Wewenang.

Sekretaris Desa Rafae, Genoveva Mauk ketika ditemui wartawan Jumad, (14/10/16) mengatakan bahwa ia sangat menyesal hal itu terjadi karena Stefanus Manek sebagai pegawai Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) kini mengambil alih tugas sekertaris desa dan menjadi seorang operator komputer di kantor desa Rafae.

“Stefanus tidak bekerja sebagai pegawai pada instansi tempat bertugasnya namun telah beralih profesi sebagai seorang operator desa, yang seharusnya Stefanus bekerja di bidang Pendidikan luar Sekolah (PLS), tapi dirinya tidak bekerja sebagai pegawai PLS di instansinya, namun datang dan bekerja sebagai operator desa di desa Rafae, dan merambang jabatan sebagai sekertaris desa yang telah mengatur jalan dan masuknya segala bentuk kegiatan administrasi di kantor desa Rafae,” cetus Genoveva.

Genoveva sangat kecewa dengan tindakan Oknum PNS tersebut yang seolah-olah mengambil alih semua urusan pekerjaan di kantor desa, bahkan sampai realisasi untuk keuangan dan kepengurusan surat-surat semua di tangani oleh operator desa. Genoveva merasa Ia sebagai pejabat pemerintah yang ditempatkan di Desa sebagai Sekretaris Desa sudah disudutkan dan ia merasa bukan apa-apa dan tidak dihargai sebagai PNS yang di tugaskan di Desa Rafae.

“jabatan saya ini  merupakan jabatan terstruktur yang di tugaskan dari kabupaten untuk membantu memperlancar jalanya urusan administrasi di kantor desa, bukan datang sebagai penonton terus pulang,” Ujarnya.

Lanjut Genoveva, bahwa selama ini, sarana dan prasarana kantor Desa termasuk komputer dan Printer telah dibawa pulang ke rumahnya SM, seolah rumah operator yang berpakaian seragam PNS tersebut dijadikan kantor bagi masyarakat di desa Rafae.

“apa artinya sebuah kantor desa di bangun bagi masyarakat sedangkan masyarakat yang datang mengurus surat harus diperintahkan untuk mengikuti seorang operator yang berseragam PNS kerumahnya, dan rumah operator di jadikan kantor desa oleh kepala desa dan operator desa,” Ungkap Genoveva. (Julian).

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here