BNNK Touna, Laksanakan Advokasi Pembangunan Berwawasan Anti Narkoba Di Ulubongka

0
647

Touna-Zonadinamika.com. Bertempat di Aula Kantor Kecamatan Ulubongka, Kabupaten Tojo Una Una (Touna), Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Touna, melalui Seksi Pencegahan Dayamas, Kamis (17/3/2016) hari ini melaksanakan Advokasi Pembangunan Berwawasan Anti Narkoba, di kelompok masyarakat dan institusi pendidikan.

Kegiatan Advokasi tersebut di buka oleh Camat Ulubongka, Mohamad Akbar Lahay, S.Sos, dengan menghadirkan 2 narasumber yakni, Kepala BNNK Touna, AKBP Djohansah Rahman, S.Pd, dan Kasat Binmas Polres Touna, IPTU Reky PH Moniung, yang di ikuti 30 peserta dari kelompok masyarakat dan pendidik Kecamatan Ulubongka.

Dalam sambutannya Camat Ulubongka, Mohamad Lahay, S.Sos, mengajak kepada peserta yang hadir untuk mengikuti kegiatan ini dengan seksama, karena tujuan dari pada kegiatan ini peserta nantinya akan menjadi perpanjangan tangan BNN dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan masing-masing.

Kepala BNNK Touna, AKBP Djohansah Rahman, S.Pd dalam materinya menyampaikan, bahwa indonesia termasuk darurat narkoba, ada 4.500 korban narkoba, dan masih ada 64 orang yang siap di hukum mati,termasuk baru-baru ini ada seorang polisi berpangkat Aiptu di temukan ada beberapa kilo shabu dan putusan hukuman mati, anaknya di hukuman seumur hidup, sedangkan kurirnya di hukum 20 tahun penjara.

“Olehnya Narkoba merupakan musuh negara dan musuh kita bersama. Tidak itu saja narkoba juga sudah masuk di lingkungan pendidikan, bahkan di lingkungan pesantren juga sudah masuk, seperti yang terjadi di pesantren di jawa timur, para santri dan kiyainya memakai pil inex (ekstasi) alasannya supaya zikirnya lama menggunakan itu ,” kata Djohansah.

Dalam kesempatan materinya Kepala BNNK Touna, AKBP Djohansah Rahman, S.Pd, juga menjelaskan, faktor penyebab penyalahgunaan narkoba, pengguna coba-coba, pengguna teratur, pengguna murni, pengguna merangkap pengedar, pengedar murni, dampak narkoba dan dampak merokok.

“Seorang pengguna coba-coba kesehariannya suka menyendiri, perubahan hoby, suka keluar malam, perubahan pergaulan berpakaian serta bagi pelajar prestasinya menunurun. Pengguna teratur bangun terlambat, menyendiri, suka bolos sekolah, pemberontak, problem keuangan, di skors dari sekolah, serta berat badan menurun,” jelasnya.

Dia juga menambahkan, sedangkan pengguna merangkap pengedar menikmati sekaligus sebagai penjual, bila di tangkap di penjara, tidak bisa di rehab, sedangkan pengedar murni orang yang dengan sengaja menjual narkoba untuk mengambil keuntungan, merusak moral masyarakat Indonesia, tertangkap di penjara dan tidak bisa di rehabilitasi.

Sementara Kasat Binmas Polres Touna, IPTU Reky P. H Moniung, dalam materinya menjelaskan undang-undang narkotika di tinjau dari aspek hukum, factor penyebab penyalahgunaan narkoba dan ciri-ciri pengguna narkoba.

Pada akhir kegiatan dilakukan sesi tanya jawab kepada kedua narasumber, dan menyanyikan lagu bagimu negeri serta poto bersama kepala BNNK Touna, Camat Ulubongka, Panitia Kegiatan dan peserta yang hadir. (Yahya).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here