Sumber Dana Operasional Teroris ” Donatur Dan Merampok “

0
449

Jakarta – Zonadinamika.com – Komjen Pol Saut Usman Nasution, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol Saut Usman Nasution,Mengatakan ” Modus Penggalangan Pencarian dana yang di lakuksan jaringan teroris ,yang ada di Indonesia Dengan Permohonan melalui proposal serta cara melakukan Perampokan ‘Ujar Saud Usman Nasution dengan jelaas di Ruanganya di BNPT Jakarta

Lanjut Saud Usman “Poin utama Proposal tersebut basanya mengtas namakan kaidah syariat Islam dan langkah upaya selanjutnya dengan melakukan cara merampok.
“Misal nya Hal itu pernah dilakukan kelompok teroris Imam Samudera. Mereka pernah melakukan 40 kali aksi perampokan di Minimarket dan beberapa tempat,
Jelas nya Uang Hasil Rampokan tersebut di gunakan untuk dana operasonal perjuangan Jihad mereka,”tuturnya pada acara diskusi publik yang bertemakan “Deradikalisasi”, di Graha Gus Dur, Jalan Raden Saleh 9 Jakarta Pusat, Selasa, 02 Februari 2016.

Tapi untuk Saat ini , jaringan teroris itu merubah strateginya. “Dengan penggalangan Donatur dari dukungan internal “Misalnya dengan cara mendokrin anggotanya,Agar menyerahkan sebagian hartanya . “Cara ini di nilai agar tidak bisa di terdeksi aparat keamanan. Contohnya, saat penggalangan dana dalam pemberangkatan jaringan teroris yang akan menuju Irak dan Suriah (ISIS).

Tambah Saud Usman Nasution “Target operasi yang dilakukan teroris saat ini pun sudah berubah., sebelum ini ketika mereka beraksi, menargetkan membunuh sebanyak-banyaknya .

“Tapi saat ini aksinya lebih pokus melakukan penembakan, penculikan, Target nya pun pokus kepada aparat polisi ,Soalnya mereka anggap sebagai corong kepentingan asing. ”Terahir kata Saud Nasution Untuk mengantispasi tindakan terorisme, perlu ada program “ deradikalisasi “. Untuk program itupun pihak, BNPT tidak dapat bertindak sendiri, harus ada pihak yang terkait saling membantu, Apalagi lagi personil BNPT saat ini cukup minim,yang hanya berjumlah 53 orang dan yang bergerak aktif hanya 33 Orang saja Begitu juga biaya yang di anggarkan hanya Rp 310 milyar setiap tahun nya .(An)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here