Pencemaran Sungai di Jakarta Kronis

0
732

Jakarta Zonadinamika.com. Persoalan Pencemaran sungai di Jakarta sampai saat ini belum dapat di selesaikan , meskipun Ahok terus melakukan program untuk melestarikan sungai ,alokasi anggaran pun terus bergulir .

Kenyataanya masih banyak di temui kasus pencemaran , saat ini masuk kategori kronis. Pembuangan limbah serampangan mengakibatkan habitat sungai terancam rusak., begitulah pantauan wartawan Zona Dinamika.

“Terpantau saat in, pencemaran sungai-sungai yang berhilir ke laut di utara Jakarta mengakibatkan matinya jutaan ikan di Pantai Ancol. Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) masih meneliti penyebab pastinya.
.
Pencemaran juga mewarnai sungai di Kanal Banjir Timur (KBT). Air di KBT berbusa. Busa tersebut merupakan limbah industri dan rumah di sekitar KBT.

Selain itu, sungai-sungai di Jakarta juga dicemari lautan sampah seperti di sungai Cipinang, Jakarta Timur. Sungai itu tertimbun sampah sejak 30 tahun lalu.

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jakarta pernah menyebut 13 sungai di ibu kota sudah kronis dengan tingkat pencemaran yang parah. Tidak ada peranti hukum yang mengatur sanksi tegas bagi pelaku pembuangan air limbah ke sungai yang mencakup usaha industri dan warga menjadi salah satu persoalannya.

Bahkan, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi DKI Jakarta sebelumnya menyebut kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) DKI Jakarta soal pengelolaan limbah khususnya limbah hasil rumah tangga, tidak maksimal. BPK melihat SKPD masih saling lempar tanggung jawab mengenai pengelolaan limbah.

Akibatnya pencemaran lingkungan di sungai dan teluk di DKI Jakarta tidak tertangani optimal.

Menanggapi pencemaran itu, Gubernur DKI Basuki T Purnama (Ahok) berasumsi, matinya ikan itu karena pencemaran dari sungai-sungai yang berhilir ke laut di utara Jakarta. Ia siap memberikan sanksi bagi perusahaan-perusahaan yang terbukti membuang limbah industrial (an)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here