Resmi dua Pasang Maju Di Pilkada PALI 9 Desember 2015 Mendatang *Paslon YAMU Ambil Langka Lakukan Jalur Hukum*

0
643

PALI,zonadinamika.com. Dari tiga Bakal Pasangan Calon (Paslon) Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang akan di gelar 9 Desember 2015 mendatang,ada dua Paslon Bupati PALI,senin(24/8/2015) resmi ditetapkan oleh Ketua dan komisioner Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Muara Enim,jadi disini sudah jelas bahwa untuk di Pilkada PALI mendatang itu dua pasangan Calon yang maju untuk bertarung 9 Desember 2015 mendatang.

Penetapan Paslon Bupati dan Wakil Bupati berdasarkan rapat pleno Nimor : 170/ KPU-Kab-006.435441/VIII/2015.Paslon jalur Partai Politik (Parpol) yang diusung delapan Parpol, Heri Amalindo – Ferdian Andreas Lacony (HAFAL) ‎ dan Paslon jalur perseorang, Sukarman – Al Marizan (SUKA). Kedua Paslon itu, telah memenuhi syarat.

Sementara Paslon dari jalur perseorang H.Eptiyani Sanif,SH – Muktar Jayadi,(YAMU) dinyatakan ‎tidak memenuhi syarat karena dari hasil rapat pleno KPUD Muara enim Di PALI, H.Eptiyani – Muktar Jayadi (Yamu), dinyatakan tidak memenuhi syarat dengan kekurangan 298 dukungan dari masyarakat.

“Dua Paslon memenuhi syarat, dari jalur Parpol Paslon HAFAL, dan jalur perseorangan SUKA. Sedangkan Paslon Yamuk jalur perseorang tidak memenuhi, dari jumlah dukungan yang ditentukan oleh KPUD 15968 dukungan, Paslon YAMU dari hasil verifikasi hanya mendapat dukungan 15670 dukungan, dan kekurangan dukungan 298,” kata Ketua KPUD Muaraenim, Rohani SH, didampingi empat komisioner KPUD Muaraenim ketika melakukan jumpa pers di Sekretariat KPUD PALI.

Berdasarkan Sidang Pleno KPUD Muara Enim,senin(24/8/2015) yang menyatakan bahwa paslon YAMU tidak memenuhi syarat oleh ketua dan komisioner KPUD Muara enim, Pasangan Calon (Paslon) H.Eptiyani Sanif,SH – Muktar Jayadi (Yamu) akan melakukan langkah hukum untuk menggugat KPUD terkait hasil penetapan tersebut.

Dikatakan tegas Oleh Paslon YAMU, senin(24/8) “Kami menerima secara lego (penetapan), kita akan lanjutkan ke ranah hukum‎, melaporkan ke Banwaslu, PTUN dan Dewan Penyelenggaraan Pemilihan (DKP), target saya seluruh komisoner KPUD Muara enim, dan Panwaslu dipecat,” Ujar Eptiyani.

Disamping itu Eptiyani juga mengatakan dirinya Paslon yang berani melawan kekuasaan, dan yakin tingkat pemilihan masyarakat di Kabupaten PALI rendah.

‎”Saya yakin tingkat pemilihan PALI rendah, pilih Heri Amalindo atau Boneke atau Sukarman – Al Marizan, saya Eptiyani Sanif, yang berani melawan kekuasaan,” jelas Eptiyani tegas.(PN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here