Adelia Friska Di Paksa dari Jendela Kamar Grand Hotel Kanaya

0
1367

korban jatuhMEDAN,Zonadinamika.com. Unit Satuan Reskrim Narkoba polresta medan yang dipimpin Ibda Budi dan lima anggotanya mengetuk dan memaksa agar penghuni kamar hotel no 603 Grand kanaya dijalan darusalam membuka pintunya.“buka pintu atau kami dobrak.”ujar petugas kepolisian ini.

Suara musik house dari dalam kamar tersebut terdengar keras.petugas satres narkoba pun menyuruh pihak hotel agar segera membuka paksa pintu kamar Hotel tersebut.

Begitu pintu kamar Hotel dibuka Tiga pria tampak kusut petugas pun langsung menggeledah isi ruangan. Namun saat asik menggeledah Ruangan pihak hotel pun menemui para petugas tersebut dan mengatakan kalau ada perempuan jatuh dari lantai enam tepat ditempat mereka menggerebek.

“Ada perempuan lompat dari kamar yang bapak grebek.”ujar security hotel.

Kontan saja Hal tersebut membuat para petugas ini tambah kembut. karena sedang menjalankan tugas langsung saja para polisi ini mengintrogasi ketiga pria yang ada didalam kamar hotel tersebut.

Tiga pria tersebut yakni Doni Satria (30) warga Jalan Gaperta Gg Imam dan Fadil (26) warga jalan Raja wali dan Adrano siahaan (24) warga jalan Gurila pancing.

Dari dalam kamar tersebut polisi menemukan dua paket hemat bersama bong yang sudah terpakai dan dari dalam kantong Fadil ditemukan dua paket hemat sabu sabu.

Para pelaku yang ada didalam kamar tersebut pun mengatakan kalau perempuan yang lompat tersebut adalah rekan mereka Bahkan pacar Doni Satria dari salah satu pelaku.

“Dia kawan kami pak dia pacar si Doni .kami gak tau kenapa dia melompat.”ujar Adrano, Minggu (10/5/2015).

Pengakuan Adrano sangat berbalik dengan pengakuan Fadil saat secara eksklusif diwawancara awak wartawan ini yang kebetulan langsung kekamar 603 dan para pelaku beserta petugas masih ada didalam kamar tersebut.

Fadil mengaku saat polisi mengetuk pintu dan Doni sengaja mengeraskan suara musik dari speaker Hp dan suasana kalut. bahkan sebagian Sabu di buang keluar jendela oleh Doni satria dan Adelia Friska pun disuruh duluan Naik ke jendela karena posisi memang dalam keadaan panik dan takut ditangkap polisi.

“dia kawan kami pak. pacar si doni itu.tadi ada juga sebagian sabu dibuangnya. kami mau kabur dari jendela itu tapi si Adel disuruh duluan naik ke jendela oleh Doni, tapi kalau gak salah ya.”ujar Fadil gugup dengan mulut bergerak mereng mereng sembari meminta air minum.

Memang saat mayat Adel dilantai bawah dengan kondisi kepala pecah Adelia Friska masih memegang Tas sandang dan memakai sepatu high hills kaki sebelah kanan nya sementara sepatu yang satunya lagi tertinggal dijendela menyangkut.

Sementara itu Doni satria enggan mengaku kalau Adelia adalah pacarnya karena menurutnya Adelia Lompat sendiri tidak ada yang menyuruhnya.

“Dia lompat sendiri gak ada yang nyuruh.kami bingung tadi pak.panik kami gak tau kayak mana pastinya.”kilah Doni.

Selanjutnya ketiga pelaku ini pun dibawa oleh petugas polresta medan. banyaknya warga membuat suasana jadi ramai ingin melihat Jasad Adelia yang terbujur kaku.

Petugas satres narkoba ini sudah mengendap dikamar samping kamar Adelia Friska.

Pihak hotel sendiri mengatakan Adelia Friska cs sudah menginap sejak tanggal dua bulan ini dan kamar tersebut di booking atas nama Doni satria.

“mereka sejak tanggal dua di sini nginap tapi setau saya cuman cowoknya aja yang booking gak nampak ceweknya.”ujar resepsionist hotel. Ipda Budi saat ditanya mengatakan kalau Doni sudah menjadi target. “udah target ini bro.kami masih kerja ini ya.”ujar Budi.(Rp82)

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here