KPNPA RI Tidak Main-Main Dalam Penanganan Masalah Anggaran Negara

0
112

BANGKALAN –ZonadinamikaNews.com Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI) mulai mendekati titik kulminasi akhir tentang masalah carut marutnya bantuan sosial yang ada di Bangkalan.

Hal ini dibuktikan dengan kehadiran Ketua Umum BPI KPNPA RI Tubagus Rahmad Sukendar, Sos.SH ke Kabupaten Bangkalan untuk melihat lebih jauh permasalahan sekaligus perkembangan kasus di atas yang menjadi fokus dan temuan BPI KPNPA RI Bangkalan, Jum’at (4/10/2019).

Bertempat di Hotel Ningrat sekitar pukul 20.00 WIB, Tubagus Rahmad Sukendar ditemui Wakil Bupati Bangkalan M. Mohni untuk membahas lebih lanjut tentang permasalahan yang ada di Bangkalan.

Pertemuan yang sangat akrab dan kekeluargaan ini berlangsung singkat sekitar 50 menit karena padatnya jadwal Wabup Bangkalan malam ini.

Sukendar menjelaskan sangat mengapresiasi atas hadirnya M Mohni Wakil Bupati Bangkalan menemui Ketua Umum BPI KPNPA RI bahwa ternyata selama ini komunikasi antara pemerintah daerah Bangkalan dan Lembaga Swadaya Masyarakat khususnga BPI KPNPA RIn tersumbat, sehingga informasi tidak masuk secara utuh ke pemerintah daerah Bangkalan

“Pertemuan tadi membuka tabir komunikasi yang ternyata selama ini mampet antara BPI KPNPA RI Bangkalan dengan Pemerintah Bangkalan,” ungkapnya.

Pernyataan senada juga muncul dari Adi Suparto selaku Sekretaris Wilayah DPW BPI Jawa Timur bahwa komunikasi itu hal yang sangat vital dalam proses pembangunan daerah yang bersih, transparan dan bebas korupsi.

“Saya pribadi sangat mengapresiasi pak Mohni selaku Wabup Bangkalan yang bersedia hadir disini malam ini untuk mendiskusikan permasalahan yang terjadi Bangkalan terutama di Bantuan Sosial yang terindikasi adanya penyimpangan dalam proses penyalurannya,” ujarnya.

Hal lain disampaikan oleh Eko Andrioko selaku Ketua BPI KPNPA RI Kabupaten Bangkalan, bahwa pihaknya sudah meneliti dan mengamati masalah Bansos di Bangkalan hampir selama 6 bulan, dan segera akan ada tindakan dari institusinya untuk menyikapi masalah tersebut.

“6 bulan kami sudah mengamati, meneliti dan mempunyai banyak bukti terkait penyimpangan PKH dan BPNT, segera kami akan lakukan tindakan final jika permasalahan ini berlanjut, demi Bangkalan yang lebih baik dan sejahtera,” jelasnya.

Diakhir konferensi persnya, Ketua Umum BPI KPNPA RI ,Tubagsu Rahmad Sukendar menegaskan bahwa BPI KPNPA RI tidak pernah main-main dalam penanganan masalah korupsi dan sudah banyak bukti terkait keseriusan BPI KPNPA RI dalam hal tersebut.

“BPI KPNPA RI tidak pernah main-main dalam penanganan masalah anggaran negara terutama dalam hal korupsi, jika masih bisa diperbaiki, segera lakukan perbaikan, tapi apabila peringatan kita tidak didengarkan, pelaporan adalah hal terakhir yang pasti akan kami lakukan dan dalam waktu dekat kita akan laporkan ke Kejaksaan Tinggi Jawa Timur ,” untuk terang benderang nya kasus tersebut , ” ujar nya(tm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here