PDIP dan PARTAI PERINDO Nias Jalin Komunikasi Politik

0
600

Nias, zonadinamikanews. Com. – menyikapi isu-isu yang berkembang ditengah-tengah masyarakat Kabupaten Nias saat ini PDI Perjuangan dan Partai Perindo Kabupaten Nias lakukan pertemuan pimpinan partai. Pertemuan ini berlangsung penuh keakraban dan nuansa kekeluargaan, terpantau media pertemuan itu penuh canda dan tawa namun tetap mampu menghasilkan beberapa kesepakatan diantaranya terkait sikap politik kedua partai dalam hal merespon isu-isu pembangunan dan anggaran daerah.

Ketua Partai Perindo Kabupaten Nias, Feber Forman Fakho kepada media enggan menjelaskan detail maksud dan tujuan pertemuan, namun sedikit dapat diduga pertemuan kedua partai itu ada hubungannya dengan pelantikan anggota DPRD Kabupaten Nias terpilih bulan Oktober mendatang.

Menurut Feber Fakho, kalau pertemuan antara pimpinan partai adalah biasa saja dalam rangka menjalin komunikasi politik, ada banyak isu yang berkembang saat ini, salah satunya isu pembangunan kantor bupati kita yang sedang viral dibicarakan ditengah-tengah masyarakat, mengapa harus dilakukannya revisi RPJMD atau mengapa harus dilakukannya re-lokasi rencana Pembangunan Kantor Bupati Nias, lalu bagaimana sikap partai-partai yang ada di Kabupaten kita, itu saja katanya menepis pertanyaan wartawan.

Sementara itu Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Nias, Sabayuti Gulo di Kantor Sekreteriat partainya juga menegaskan hal yang sama bahwa pertemuan partainya dengan Partai Perindo tidak menyangkut soal Pilkada 2020, namun menjawab wartawan soal pertemuan yang bertepatan dengan jadwal pengambilan formulir dan pendaftaran Bakal Calon Bupati dan wakil Bupati Nias yang dibuka oleh PDI Perjuangan dari tanggal 2 s/d 16 September 2019, Ketua DPC PDIP didampingi Sekretaris Dewia Zebua dan Bendahara Yunius Relawan Zebua, beserta Ketua dan Sekretaris Tim Penjaringan, Aluizaro Telaumbanua dan Peringatan Gea, Sabayuti mengatakan PDI Perjuangan terbuka kepada partai manapun untuk berkomunikasi terkait isu-isu pembangunan dan anggaran daerah.

“Ada 4 orang Kader PDI Perjuangan terpilih menjadi Anggota DPRD pada pemilu 2019 kali ini, mereka adalah petugas dan perpanjangan partai di legislatif selama 5 tahun kedepan, fungsi struktural partai diantaranya adalah memberi penguatan kepada setiap petugas partai untuk menggolkan kebijakan pembangunan yang pro kerakyatan melalui lembaga legislatif, dan tentu saja kita tidak cukup sendirian untuk melakukan kerja-kerja politik itu, sebagai partai wajib menjalin komunikasi dengan partai-partai yang ada dan terlebih kepada partai yang memiliki wakil di DPRD”, tegas Sabayuti Gulo.

Lebih lanjut Sabayuti Gulo yang juga masih Ketua Asosiasi Pemerintah Desa di Kabupaten Nias itu, berharap agar pertemuan PDI Perjuangan dengan Partai Perindo Kabupaten Nias tidak dimaknai sebagai langkah-langkah koalisi untuk Pilkada 2020, tutupnya.@red

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here