Jakarta – ZonadinamikaNews. Ketua Umum Lembaga Swadaya Masyarakat Gempar Peduli Rakyat Indonesia H.Marjuni Irchandi, SH mengecam keras penembakan biada dan brutal di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru. Apalagi tindakan keji tersebut dilakukan saat orang-orang tengah beribadah.

“Kami dari LSM GPRI  mengutuk dan mengecam keras atas aksi teror biadab di Selandia Baru, terlebih lokasi kejadian itu berada di sebuah masjid,”

“Siapapun tidak boleh melakukan aksi teror kepada orang lain di belahan bumi manapun. Beribadah adalah hak individu paling asasi,” imbuh dia. 

Marjunu menilai bahwa pelaku penembakan brutal itu tidak mengerti perihal keimanan dan jauh dari rasa kasih sayang terhadap sesama. Dia pun berharap pihak berwenang segera menangkap dan mengadili pelaku.

Sebab teroris yang dengan keji dan biadab telah membantai dan membabi buta dengan membrondong para jamaah sholat Jumat, maka wajar kami dari GPRI mengecam keras dengan perbuatan para pelaku dan kami harapkan aparat pemerintah Selandia baru dapat mengungkap aktor pelaku di balik perbuatan para pelaku dan di hukum mati sesuai atas perbuatannya

“Terkait pelaku penembakan jamaah salat Jumat di salah satu masjid Christchurch Selandia Baru itu, kami meminta agar pihak berwenang segera menangkap pelaku,” ujar Marjuni.

Seperti di ketahui, Korban tewas dalam penembakan brutal di dua masjid di Christchurch, New Zealand (Selandia Baru) bertambah menjadi 49 orang. Kepolisian Selandia Baru Mike Bush menyebut penembakan brutal itu ‘direncanakan sangat matang’.

Perdana Menteri (PM) Jacinda Ardern telah menyebut penembakan brutal ini sebagai ‘serangan teroris’ dan mengecamnya. 

Lebih lanjut, Bush menjelaskan bahwa 41 orang tewas dalam penembakan di Masjid Al Noor, Deans Ave kemudian tujuh orang lainnya tewas di sebuah masjid di pinggiran Linwood dan satu orang tewas saat dirawat di rumah sakit.(Zd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here