Komnas HAM Sarankan Rakyat Papua Gugat di Pengadilan Internasional

0
522

JAYAPURA-Zonadinamika.com. Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Komnas HAM RI) menyarankan kepada rakyat bangsa Papua agar mengajukan gugatan ke pengadilan internasional atas ribuan kejahatan yang ditimpa rakyat Papua selama 50 tahun oleh Negara Indonesia.

“Saya sampaikan bahwa sudah saatnya rakyat Papua mengajukan gugatan ke Pengadilan Kriminal Internasional atas kejahatan pembunuhan terhadap rakyat Papua selama 50 tahun,” jelas Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai kepada media ini dibalik selularnya, Selasa, (23/5/2017).

Hal itu dikatakan Pigai lantarana mekanisme secara nasional sudah tidak mampu lagi menyelesaikan berbagai kasus  entah pemerkosaan, pembunuhan, penembakan, pemejaraan, perampasan tanah adat dan berbagai kasus lainnya yang dilakukan Indonesia.

“Karena mekanisme nasional tidak mampu selesaikan, baik oleh pemeintah maupun juga oleh Komnas HAM sendiri,” jelas Pigai.

Gugatan pidana, menurutnya, atas kejahatan kriminal di Papua ke Pengadilan Pidana Internasional itu diperbolehkan baik oleh prinsip pencarian keadilan berbasis hukum internasional juga hukum nasional.

Kekerasan dan pembunuhan yang dilakukan masyarakat hingga penyisiran dan penangkapan yang dilakukan oleh aparat keamanan seakan menjadi siklus di Kota Jayapura sejak pembunuhan They Eluay pada tahun 2001.

Terpisah, tokoh gerakan kemerdekaan West Papua, Benny Wenda dan Rex Rumakiek memaparkan gagasan mereka terkait Papua yang Merdeka kepada Majalah New Internationalis yang dikompilasi oleh Danny Chivers dari dua wawancara terpisah bulan Februari lalu, dan dirilis 1 Mei 2017. Keduanya memaparkan pandangan mereka menyangkut demokrasi, apa yang akan diubah jika Papua merdeka, bagaimana sikap terhadap hak atas tanah dan para pemukim pendatang,

“Setiap orang di West Papua harus memiliki kebebasan mengeluarkan pendapat, berkumpul dan beragama. Kami juga harus melindungi lingkungan kami, hutan-hutan kami” ujar Benny Wenda menanggapi kebijakan mendesak apa yang akan dilakukan paling awal ‘di hari pertama kemerdekaan West Papua’. (Yamoye’AB)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here