Pelayanan Pubik Macet, Hengky Kayame Sibuk Urus Parpol

0
377

JAKARTA –Zonadinamika.com.  Kini sudah memasuki empat tahun lebih kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Paniai Periode 2013-2018, Hengky Kayame, SH, MH dan Yohanes You, S.Ag, M.Hum atau bisa dikatakan masa injuri time akan berakhir segera.

Dari berbagai sumber nformasi yang dihimpun media ini menyebutkan, sejak awal dilantik tak ada pelayanan publik kongkrit yang diwujudkan oleh Bupati Paniai Hangky Kayame. Ia malah lebih banyak mementing diri daripada masyarakatnya memberikan suara terbanyak kepadanya untuk memimpin negeri Wissel Meren ini.

Salah satu bukti meninjol dalam kepemimpinan Hengky Kayame ialah pemerintahan dinasti. Di mana semua pimpinan Satuan Kerja Perangat Daerah (SKPD) yang sebelumnya diubah oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dihuni oleh keluarga dan tim suksesnya saja. Salah satunya, Albeth Kayame merupakan adik kandungnya ditempat sebagai kepada Dinas ESDM, Herman Kayame dikasih jabatan sebagai Kepala Dinas Pengelolaan Aset Daerah dan Keuangan Paniai, Istinya Yanuari Gobay ditempatkan di salah satu SKPD, adiknya Robi Kayame sebagai Kadinkes Paniai dan masih banyak lagi.

Sisi pembangunan, tak pernah ada perubahan signifikan yang Nampak. Tidak ada satu perubahan yang dihasilkan oleh lulusan Lemhanas RI ini. Padahal amata masyarakat memberikan dukungan pada Pilkada 2013 merupakan harus ada satu segi yang menonjol, yakni suatu pembangunan barangkali peningkatan jalan atau jembatan. Walaun demikian, terkesan Kabupaten Paniai dianggap sebuah ‘kampung tak terawat’.

Di tengah kerindunan akan adanya sebuah perubahan di sisi pembangunan, Hengky Kayame malah mendirikan sebuah rumah pribadinya selevel istana Preisiden yang berlokasi di bukit Dupiya. Padahal, lokasi itu awalnya dibangun sebuah kantor dari dinas Pariwisata Paniai di era Naftali Yogi, namun gedung itu terbakar.

Ada rumor yang beredar bahwa gedung itu dibangun sebagai sebuha hotel miik Pemda Paniai, namun ketika Hengky Kayame akan turun dari jabatan Bupati, ia akan klaim itu rumah pribadinya. Sungguh instan.

Kematian empat siswa juga justru ketidakkonsistenan dari 01 Paniai, pasalnya ketika itu menjelan natal 2014. Diisukan bahwa kematian empat siswa itu lantaran pimpinan Paniai tak pernah memberikan uang pengamanan kepada pihak aparat keamanan pasca pengamanan Pileg dan Pilpres 2014 silam. Di satu sisi, karena panitia natal tingkat Kabupaten Paniai tak dilibat dari dua institusi, yakni TNI dan Polri sehigga amarahnya itu terjadi Paniai Berdarah 07-08 Desember 2014 di kampong Ipakiye sebagai TKP 1 dan lapangan sepakbola Enarotali sebagai TKP 2.

Ini ironis, entah mengapa Hengky Kayame tak pernah memberikan kesempatan kepada waklinya, Yohanes You sebagai pimpinan nomor 2 di Paniai? Tak satu kepercayaanpun tak diberikan oleh Kayame. Padahal, dahulu untuk merebut kursi empuk di Paniai ini, malah Yohanes You berkoban segala. Hingga kantor Kevikepan Paniai dijadikan sebagai tempat dialihkannya suara dari distrik Bogobaida. Ini keterlaluan yang dilakukan mantan Sekwan Paniai ini.

***

Kini satu foto yang beredar di dunia maya, Facebook terihat Hengky Kayame sedang duduk masis bersama Abock Busuk selaku Ketua Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Papua sedang melobi partai itu sebagai perahunya untuk menghantarkan ke Pilkada berikut.

Masyarakat Paniai mengaku, sudah muak dengan kepemimpinan Hengky Kayame karena tak memiliki jiwa kebapakan dan bukan sosok pemimpin yang ideal. Karena sering Hengky Kayame ucapkan ucapkan kata kekanak-kanakan yaitu Epen kah, Cupen kah, Ko Siapa Jadi dan sejenisnya. Nah, waktu sudah mau berakhir, kapan lagi mau menunjukan kenang-kenangan dari Hengky Kayame kepada masyarakat di masa depan, bahwa masyarakat akan mengingat sosok Hengky Kayame apabila ada suatu karya nyata, namun kalau tidak ada tetap akan dianggap kepemimpinan Hengky Kayame bagai angin berlalu.  (AAY)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here