Sewot Soal Sadapan, Kata Luhut Adalah Mental Kampungan

0
309

JAKARTAZonadinamika.com. Gencarnya berita-berita memgupas soal sadapan telepon sang mantan presisen ke 6 SBY, bahkan memintah pemerintahan Jokowi untuk melakukan klarifikasi, membuat sejumlah pejabat negara angkat bicara.

Kali ini  Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengklarifikasi soal isu penyadapan yang merebak akhir-akhir ini. Dia memastikan bahwa pemerintah tak melakukan penyadapan untuk membekingi calon gubernur tertentu.

“Saya tidak katakan bahwa pemerintah ini tidak kurang karena memang banyak masalah yang harus diselesaikan, pemerintah fokus untuk menyelesaikan masalah ini tidak lah kita bertingkah mau yang aneh-aneh, mau bekingi nyadap sini nyadap sana, kampungan itu,” kata Luhut di sela menghadiri bedah buku di Hotel Sahid, Jl Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu (5/1/2017).

Luhut memaklumi bila ada yang berbeda pandangan dengan pemerintah. Namun jika merasa memiliki intelektual, maka janganlah menyebar berita bohong.

Isu soal penyadapan mencuat setelah sidang ke-8 kasus penodaan agama yang melibatkan Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Pada sidang tersebut hadir Ketum MUI KH Ma’ruf Amin sebagai saksi dan dituding menerima telepon dari Ketum PD Susilo Bambang Yudhoyono yang juga Presiden ke-6 RI.

Setelah itu Luhut menemui Ma’ruf Amin di kediamannya. Secara kebetulan, Kapolda Metro Jaya Irjen Iriawan juga di lokasi tersebut.

“Saya pergi ke Kyai Maruf Amin itu ada ceritanya, ada penyebabnya dan tidak ada janjian sama Kapolda, misalnya, dengan Pangdam. Semua kebetulan, dan saya percaya hidup itu tidak ada yang kebetulan,” imbuh Luhut.(an)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here