Mahasiswa Papua Tolak Tim Misi Pencari Fakta Buatan Indonesia

0
764

JAYAPURA,Zonadinamika.com Mahasiswa Papua Siap mendukung aksi untuk menolak Tim misi pencari fakta buatan Menteri Politik Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Luhut Binsar Panjaitan bersama Pemerintah Jakarta

Kami mau itu, tim misi pencari fakta penggraan HAM di Papua ini dari pasifip Island Forum Itu yang datang ke Papua bukan dari Indonesia Itu yang datang ke Papua bagaimana kalau pelaku menjadi mau menyelesaikan masalah sangat tidak akan hal itu

Hal itu disampaikan oleh Paulus Magai Ketua DPMEP Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih pada tanggal 15/06/2016 kepada wartawan Zonadinamika

Kami mahasiswa Papua dengan tegas menolak atas tim Buatan Jakarta yang saat ini sedang mempersiapkan untuk mencobah mau menyelesasikan itu, kami sangat tak percaya sekali untuk bisa mengungkap semua kasus itu.

Lanjut Magai bahwa, kami pastikan bahwa hari ini kami siap türung biar Pihak kepolisian hadang kami, biar mereka tangkap, biar pun juga mereka di tembak kami tidak takut siapa siapa hanya kami täkutkan adalah kepada Tuhan sebagai pencipta manusia karena semua itu dari dia

Feredy Walianggen sebagai koordinator aksi masalah Pelanggaraan HAM yang tak pernah terhenti selalu saja terjadi karena itu akar persoalannya adalah masalah status Politik Papua PEPERE yang pada Tahun 1969 cacat Hukum tidak melalui mekanisme Hukum Internasional yang patut di hormati oleh semua Negara.

Lanjut dia bahwa, Tim buatan Jakarta, yang saat ini sedang bergandeng tangan bersama pemerintah Jakarta untuk mau mengorbangkan rakyat kedua kalinya kama, Bapak Mariunus Yaung, Matius Murib, Frit Ramandei, dan jajarannya itu stop mencari nama dan jabatan itu.

Kami menuntut untuk penentuan nasib sendiri bagi rakyat west Papua .Dan juga segera berhenti semua bentuk -bentuk dan tindakan -tindakan tidak secara manusiawi itu kami sebagai mahasiswa, apapun Rakyat alami tetap kami akan bersuara karena ini tugas kami kata dia

Kalau mahasiwa tidak bicara siapa lagi yang akan bicara biar pun juga dari pihak TNI dan Polri tembak atau tangkap itu Sudah yang kami rasakan

Lanjut dia bahwa, itulah misi Tuhan Yesus sebagai aktivis revosuner pahlawan pertama yang mati di kayu salib demi ditegakan kebenaran, dan keadialan di tengah tengah dunia ini.

Ketua DPMEP Fakultas Fisip menyatakan bahwa, kami menilai tindakan aparat kepolisian yang menghadang aksi demo madai ini sikapnya sangat di sayangkan tapi, kami juga mengucapkan berlimpah terima kasih karena polisi dan TNI juga sedang memperjuang dan sedang mepercepat proses kemerdekaan bagi rakyat bangsa Papua Barat Tuturnya (Musa Boma.)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here