Jaksa Agung, Aroma Korupsi Tercium dari Rekaman DPR Setya Novanto Vs Freeport

0
616

Bandung,Zonadinamika.com. Jaksa Agung HM Prasetyo memastikan penyelidikan dugaan kasus korupsi yang tercium dari rekaman pembicaraan Ketua DPR Setya Novanto dan Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Maroef Syamsudin bersama pengusaha Riza Chalid akan terus dilakukan.

Adanya langkah Setya Novanto yang melaporkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said tidak akan mempengaruhi penyelidikan.
“Nggak (mempengaruhi). Lain jurusannya itu (laporan Setya ke kepolisian). MKD (Mahkamah Kehormatan DPR) pun tidak mempengaruhi kita.

MKD itu menangani masalah etiknya, kita pelanggaran hukumnya. Jadi tidak ada saling keterkaitan,” kata Prasetyo ditemui usai menghadiri Festival Antikorupsi, di Bandung, Kamis (10/12/2015).

Prasetya menjelaskan pembicaraan antara mereka bertiga bukan sekadar pencatutan saja. Menurutnya ada masalah lain yang perlu didalami penegak hukum, yaitu dugaan korupsi.

Itu sebabnya, kejaksaan melangkah untuk melakukan proses hukum. Tahap awal penyelidikan yang dilakukan mengumpulkan bukti permulaan sebanyak-banyaknya, lalu dievaluasi untuk ditingkatkan ke penyidikan.

“Yang pasti proses hukum ini akan jalan terus, hanya memang mungkin tidak bisa diselesaikan dalam waktu singkat, perlu pendalaman, kita juga perlu antisipasi tantangan, hambatan , maka dari itu kejaksaan harus prepare (bersiap-siap). Kita akan mencari bukti seakurat mungkin dan semaksimal mungkin,” kata Prasetyo.

Kepala Kepolisian RI Badrodin Haiti mengatakan laporan Setya itu disampaikan ke bareskrim sehingga akan ditangani bareskrim. Dia mengatakan siapa saja yang melapor ke kepolisian sudah ada prosedur yang jelas dan baku. Setelah ada laporan, kata Badrodin, kepolisian akan melakukan penyelidikan atas laporan itu.

“Apakah yang dilaporkan ini suatu tindakan pidana atau bukan. Sehingga dilakukan pencarian alat bukti, cari saksi, dokumen yang menguatkan, apakah laporan itu pidana atau bukan. Kalau bukan tentu akan dihentikan, kalau itu tindak pidana akan dilanjutkan,” katanya.

Badrodin menegaskan, penyelidikan dalam kasus dugaan pencemaran nama baik itu, kata Badrodin baru akan ditingkatkan ke tahap penyidikan kalau betul ada tindak pidana dalam masalah itu (PR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here