Panwaslu Belu Panggil Kepala Kantor Pos Atambua

0
676

Atambua – Zonadinamika.com, Panwaslu Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur, hari ini Jumad, 4/12/15 memanggil Kepala Kantor Pos dan Giro Atambua untuk dimintai keterangan terkait laporan yang diterima oleh Panwaslu karena dugaan pelanggaran kampanye mengirimkan kartu pos ucapan selamat Natal dan Tahun Baru 2016 berlogo Pos Indonesia dengan perangko berlogo Paket Sahabat, salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati Belu (baca Pos Kupang; http://kupang.tribunnews.com/2015/12/03/kepala-pt-pos-indonesia-cabang-atambua-dilaporkan-ke-panwaslu-belu).

Andreas Parera, Ketua Panwaslu Belu ketika dikonfirmasi terkait masalah ini mengatakan pihaknya sudah memanggil kepala Kantor Pos Atambua untuk diklarifikasi soal masalah tersebut guna pembuktian selajutnya.

“Kita sudah panggil Kepala kantor pos hari untuk dimintai keterangannya soal laporan kemarin,” Katanya.

Menurutnya, Untuk pasangan calon tersebut pihaknya masih membutuhkan bukti untuk proses selanjutnya dan melihat apakah perlu dipanggil atau tidak.
“Kami masih mengumpulkan bukti untuk proses selanjutnya kalau diperlukan kami panggil, Kalau tidak kami tidak panggil,” Jelasnya.

Andreas menegaskan bahwa Proses penangan perkara ini tidak akan mengganggu proses Pemilihan Umum, walaupun sudah selesai pemilu pihaknya masih bisa memproses masalah perkara pemilu sebab dalam aturan Panwaslu berhak menangani perkara dalam waktu 5 hari.

“Penanganan Perkara tidak akan mengganggu jalannya Proses Pemilihan Umum 9 Desember mendatang, kalau saat pemilu ada pelanggaran kita akan proses setelahnya,” Ungkap Andreas.

Andreas menilai bahwa dengan adanya perkara menjelang Pemilu, hal ini menandakan Dinamika politik di Belu telah hidup dan masyarakat sadar untuk memantau pelaksanaan Pilkada, Ia pun berharap agar masyarakat menjadi pengawas untuk diri sendiri sehingga proses Pilkada ini berjalan sesuai aturan atau regulasi yang berlaku. (Yf).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here