ADVERTISEMENT
  • REDAKSI
  • KODE ETIK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SYARAT & KETENTUAN
  • DICLAIMER
  • KONTAK
  • TENTANG KAMI
  • Login
ZonaDinamikaNews
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Bidik
  • Hukum & Kriminal
  • Tni-Polri
  • KESEHATAN
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Serba-Serbi
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Bidik
  • Hukum & Kriminal
  • Tni-Polri
  • KESEHATAN
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Serba-Serbi
No Result
View All Result
ZonaDinamikaNews
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Bidik
  • Hukum & Kriminal
  • Tni-Polri
  • KESEHATAN
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Serba-Serbi
Home Bidik

Masyarakat Nagari Kapalo Hilalang, Kecamatan 2×11 Kayutanam Tuntut Tanggung Jawab Perusahaan PT. HKI

zonadinamikanews by zonadinamikanews
7 Februari 2024
in Bidik
A A
0
170
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Padang Pariaman- Zonadinamikanews.com,- Soal pembangunan proyek jalan tol Padang-Sicincin di Nagari Sicincin dan Nagari Kapalo Hilalang Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman diduga berdampak terhadap usaha Bubidaya Ikan aliran air deras masyarakat. Berdasarkan pantaun, hal ini sudah terjadi berbulan-bulan, seharus pihak pemerintah dan kontraktor memperhatikan dampak dari pembangunan ini.

Dikarenakan saat ini sebagian masyarakat pemilik kolam ikan di korong dari Nagari Sicincin dan Nagari Kapalo Hilalang Kecamatan 2×11 Kayu Tanam mengeluhkan banyaknya ikan yang mati lantaran air yang selama ini mengaliri tambak keruh, dan terancam gagal panen.

BacaJuga ...

GPRI Sumut Akan Laporkan Sekda Kabupaten Simalungun ke APH

GPRI Sumut Akan Laporkan Sekda Kabupaten Simalungun ke APH

1 hari ago

Dana BOS Rp 373 Juta di SMPN 4 Sibolga Diduga Jadi Bancakan

1 hari ago

Kepsek SD N 173118 Peanajagar Bungkam Saat di Konfirmasi Terkait Dana BOS

2 hari ago

Menurut pemilik salah satu Pembudidaya Ikan aliran air deras ini mengaku merugi hingga ratusan juta rupiah dan terancam gulung tikar di mana kualitas air di irigasi yang mengaliri air ke kolam-kolam ikannya sangat keruh karena membawa material-material pembangunan jalan tol STA 33-500 sid STA 35-000 Padang Sicincin sangat-sangat berpengaruh sekali.

Hal senada dikatakan, salah satu pemilik kolam ikan lainnya mengaku sangat menyayangkan kondisi yang terjadi, Ia juga sudah melaporkan kondisi tersebut kepada pihak PT Hutama Karya Infrastruktur (Persero) atau PT HKI sebagai penanggung jawab. Namun hingga kini pihak tol atau PT HKI belum memberikan tanggapan atau mencarikan solusi terkait masalah dampak proyek pengerjaan pembangunan jalan tol yang sangat merugikan masyarakat tersebut.

“Perikanan ini sudah gagal panen Pak jadi enggak bisa apa-apa lagi, ini sudah menyangkut berlangsungan hidup kami masalah ekonomi untuk ke depannya mungkin kami enggak tahu lagi untuk berbuat apa jadi total kerugian kami mencapai ratusan juta,” Ungkapnya

Dia menjelaskan penyebabnya itu tadi timbunan tol yang mengalir ke irigasi ke para pengusaha kolam jadi tanah yang dibawa irigasi tadi mengalir ke kolam.

Dalam kondisi normal jalannya usaha budidaya ikan pada kolam air deras yang dilakukan oleh pembudidaya ikan di Nagari Kapalo Hilalang sebagai berikut :
Dengan padat tebar 300 ekor/m3 ukuran 8 – 12 cm, dan mortalitas 30%, maka saat panen akan diperoleh 210 ekor ikan. Dengan masa pemeliharaan 4 bulan dan ukuran ikan saat panen 3 – 4 ekor/kg (rata-rata 4 ekor/Kg) , maka akan diperoleh hasil panen sebanyak 52 Kg. Dengan konversi pakan 1,3 maka selama pemeliharaan membutuhkan pakan sebanyak 52 Kg X 1,3 = 67 Kg.

Dengan padat tebar 300 ekor/m3 ukuran 5 – 8 cm, dan mortalitas 30%, maka saat panen akan diperoleh 210 ekor ikan. Dengan masa pemeliharaan 4 – 6 bulan dan ukuran ikan saat panen 3 – 4 ekor/kg (4 ekor/Kg), maka akan diperoleh hasil panen sebanyak 52 Kg. Dengan konversi pakan 1,3 maka selama pemeliharaan membutuhkan pakan sebanyak 52 Kg X 1,3 = 67 Kg.

Perbedaan padat tebar antara ukuran 5 – 8 cm dan 8 – 12 cm adalah pada lamanya masa pemeliharaan. Semakin besar ukuran ikan yang ditebar ,maka akan semakin pendek masa pemeliharaan.

Dalam kondisi adanya penurunan kualitas air akibat kekeruhan air sebagai dampak dari pembangunan jalan tol di Nagari Kapalo Hilalang maka hasil panen mengalami penurunan rata – rata sebesar 2/3 dari hasil panen pada saat konsisi normal. Contoh : pembudidaya ikan yang pada kondisi normal panen sebanyak 4 ton maka dengan adanya ganggauan akibat kekeruhan dampak dari pembangunana jalan tol hanya bisa dipanen 1 ton 50 Kg ditambah sortiran (lebih kuran 1/3 dari hasil panen normal).

Dari pihak HKI memang ada memberikan surat pertanggung jawaban, namun tidak ada ditanda tangani, hanya surat kosong tanpa persetujuan.

Pembudidaya ikan yang terdampak penurunan kualitas lingkungan akibat kekeruhan air dampak pembangunan jalan tol sebanyak 15 orang petani yang terkena dampaknya.

Tokoh masyarakat serta warga yang bergabung dalam kelompok tani Budidaya Ikan Aliran Air deras datang kekantor Camat 2×11 Kayu Tanam menemui Camat serta walinagari meminta keadilan dan pertanggung jawaban dari PT HKI.

Seusai menerima keluhan masyarakat yang terkena dampak pembangunan Menuntut terkait perusahaan pelaksana dan pembangunan jalan Tol, akhirnya saya berkoordinasi dan alhasil senin besok kami akan melaksanakan pertemuan perwakilan warga dengan PT. HKI serta beberapa OPD terkait tuntutan masyarakat,” ujar Camat 2×11 Kayutanam. (z)

Previous Post

Awalnya Arogan, Oknum Security BRI Unit Cibuaya, Akhirnya Minta Maaf Pada Nasabah

Next Post

Sekda Padang Pariaman : ASN Yang Ingin Miliki Dua Istri, Ini Syaratnya

zonadinamikanews

zonadinamikanews

Mengungkap Fakta Dalam Berita

Berita Serupa

GPRI Sumut Akan Laporkan Sekda Kabupaten Simalungun ke APH
Bidik

GPRI Sumut Akan Laporkan Sekda Kabupaten Simalungun ke APH

28 April 2026
Bidik

Dana BOS Rp 373 Juta di SMPN 4 Sibolga Diduga Jadi Bancakan

28 April 2026
Bidik

Kepsek SD N 173118 Peanajagar Bungkam Saat di Konfirmasi Terkait Dana BOS

27 April 2026
Tempat Hiburan Malam “Ilegal” Marak di Patai Barat Madina, Bupati Diminta Ambil Sikap
Bidik

Tempat Hiburan Malam “Ilegal” Marak di Patai Barat Madina, Bupati Diminta Ambil Sikap

27 April 2026
Oknum Inspektorat Tapteng Diduga Rekayasa Hasil Pemeriksaan
Bidik

Kadinkes Humbahas Bungkam Saat Dikonfirmasi Terkait Alokasi APBD

24 April 2026
Membongkar Dugaan Korupsi dan Pungli di SMAN 1 Tanjung Mutiara Kabupaten Agam
Bidik

Diduga Boroknya Terbongkar, Kepsek SMAN 1 Tanjung Mutiara Agam ” Bohong” pada Ketua MKKS?

23 April 2026
Next Post
Sekda Padang Pariaman : ASN Yang Ingin Miliki  Dua Istri, Ini Syaratnya

Sekda Padang Pariaman : ASN Yang Ingin Miliki Dua Istri, Ini Syaratnya

Wita Wahyuni Caleg Nakes, Suarakan Pergerakan Wanita Marginal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT

Follow Us

Kategori

  • Bidik
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • KESEHATAN
  • Nasional
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Serba-Serbi
  • Tni-Polri
  • Vidio

Recent News

GPRI Sumut Akan Laporkan Sekda Kabupaten Simalungun ke APH

GPRI Sumut Akan Laporkan Sekda Kabupaten Simalungun ke APH

28 April 2026

Dana BOS Rp 373 Juta di SMPN 4 Sibolga Diduga Jadi Bancakan

28 April 2026
  • REDAKSI
  • KODE ETIK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SYARAT & KETENTUAN
  • DICLAIMER
  • KONTAK
  • TENTANG KAMI

Hak Cipta Zonadinamikanews.com © 2023 - 2025 Web Development PT.TAB | TabWeb

No Result
View All Result
  • Login

Hak Cipta Zonadinamikanews.com © 2023 - 2025 Web Development PT.TAB | TabWeb

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!