Medan, ZonadinamikaNews.Pengguna narkoba di Indonesia saat ini berdasarkan data Badan Narkotika Nasional (BNN) mencapai angka 4,5 juta jiwa, “Sangat Luar Biasa!”, ketus Ketua Umum Lsm Strategi M.Yusuf Siregar (foto) disela-sela kegiatan Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba di Sumatera Utara yang diselenggarakan Bakesbang dan Pol Provsu di Hotel Garuda Plaza Medan, kamis (14/3).

Ironisnya, sambung M.Yusuf atau yang akrab disapa Boy Siregar ini, Sumatera Utara menduduki peringkat ke-2 pemakai narkoba terbesar setelah Provinsi DKI Jakarta, yakni berkisar 250 ribu orang yang tersebar di wilayah Kab/Kota se-Sumut, hingga menuntut komitmen ekstra dan sinergitas seluruh stakeholder terkait mulai aparat kepolisian, BNN, TNI, ASN, sampai ke Kepling dan komponen kemasyarakatan seperti Ormas/LSM.

Tema:”Mari kita bersama bergandeng tangan menuju Sumatera Utara bersih, beriman, bermartabat yang bebas dari Narkoba” sebagai implementasi Inpres No.6 Tahun 2018 Tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Perkusor Narkotika (P4GN) Tahun 2018-2019 yang diadakan Pemprovsu melalui Bakesbang Pol menurut Boy Siregar sudah cukup baik jika pengimplementasian nantinya ditengah masyarakat berjalan.

“Dari itu diperlukan evaluasi berkesinambungan, jangan sebatas teori!”, tegasnya didampingi Sekretaris Dpp Marini Rizka yang juga kader Pemerhati Wanita & Anak Tertindas (Perwati) Lsm Strategi yaitu salah satu badan binaan fungsional ditubuh Lsm Strategi, berperan menaungi sekaligus menampung aspirasi kaum hawa.

Kaban Kesbang Pol Provsu Suriadi Bahar,SH.MH saat membuka kegiatan tersebut, selain membacakan amanat Gubsu juga meminta masyarakat berfikir positif, fokus dalam upaya menjauhkan Provinsi Sumatera Utara dari ancaman narkotika. Sebelumnya AKBP Magdalena Sirait, Kabid Rehabilitasi mewakili Kepala BNNP Sumut menjelaskan terkait regulasi P4GN, peran masyarakat (Ormas/LSM), Orang tua terutama ibu-ibu, peran desa sesuai Permendes Nomor 16 Tahun 2018, serta peran dunia pendidikan dalam program P4GN khususnya di Sumut.

Narasumber lainnya Dr.Zulkarnain Nasution,MA.ICAP, Ketua Pusat Informasi Masyarakat Anti Narkoba Sumatera Utara (Pimansu)mensosialisasi Perda No.1/2019 tentang Fasilitasi Pencegahan dan Penyalahgunaan NAPZA. Berawal dengan memberikan edukasi bahaya narkotika, sekaligus memfasilitasi pencegahan berbasis keluarga dan dilingkungan masyarakat, dikarenakan pecandu narkoba harus segera dicegah serta difasilitasi untuk direhab agar pulih dari ketergantungan akibat penyalahgunaan pemakaian Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya (NAPZA), baik secara fisik ataupun mental.

Sementara Dir.Reserse Narkoba Poldasu Kombes Pol Hendri Marpaung,SH mengangkat materi Perlindungan Saksi dan Korban sesuai amanah Undang-Undang No.31/2014 jo UU No.13/2006 guna mendongkrak peran aktif masyarakat dalam pemberantasan narkotika, kemudian menjelaskan dampak buruk lahgun narkoba ditinjau dari aspek fisik, sosial, dan strategis.

“Komitmen untuk berantas penyalahgunaan narkoba tidak hanya diucapkan dengan kata-kata, melainkan diwujudkan dalam suatu tindakan yang nyata”, harapan ini disampaikan Hendri Marpaung di penghujung paparannya. Usai penyerahan suvenir terhadap 3 peserta yang mengikuti doorprize, Kasubbid Ormas Bakesbang Pol SU Harry,SSTP,M.Si selaku moderator menutup acara yang berlangsung seharian penuh tersebut.

Tampak hadir Dra.Malentina Ginting, Kabid Ormas Kesbang Pol Sumut beserta Staffnya Dudi Alexander Chaniago SH, Staff bidang Politik Desiderius SH,M.Si, dibantu sejumlah panitia pelaksana yang lain. (Rahman)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here