Program Peduli Pendidikan LSM STRATEGI: Pantau PPDB TA 2017/2018 Tingkat SMPN & SMAN Sederajat

0
336

MEDAN-Zonadinamika.com. Dalam rangka keikutsertaan LSM STRATEGI mendukung pembangunan guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat dengan mencerdaskan kehidupan bangsa berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, selaku Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) LSM STRATEGI M. Yusuf Siregar (foto) sejak tahun 2015 silam membangun program kerja eksternal di tubuh organisasi sosial kontrol berbasis massa yang dipimpinnya dengan nama “Program Peduli Pendidikan LSM STRATEGI.”

Tujuan utama program berkesinambungan ini untuk memantau pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang diselenggarakan Kemendikbud RI setiap tahunnya mulai proses administrasi pendaftaran, seleksi akademik, tes tertulis sampai pendaftaran ulang dan pengenalan lingkungan sekolah bagi siswa/i yang lulus akan tetap diawasi.

Dikatakannya Rabu (14/6), mengingat praktek pungli yang marak terjadi di sekolah-sekolah negeri saat terima murid baru sudah menjadi rahasia umum, politik sogok alias uang pelicin dengan alasan dana pembangunan dan sebagainya. Ironisnya lagi, siswa/i yang lulus ujian diharuskan membayar uang buku, seragam, uang sekolah sekali bayar serta persyaratan lain yang wajib dipenuhi, tentunya memberatkan orang tua/wali murid.

“Sungguh sangat memprihatinkan,” ketus tokoh pemuda yang akrab disapa Boy Siregar ini seraya menjelaskan jika program pantau PPDB LSM STRATEGI bertujuan menyelamatkan dunia pendidikan yang mulai tercemar virus keserakahan segelintir oknum, tanpa peduli nasib peserta didik bakal hancur akibat ulah mereka. Padahal PPDB merupakan layanan pendidikan guna memenuhi hak dasar warga Negara untuk memperoleh pendidikan yang bermutu, merata dan berkeadilan.

Menurut pengalaman Boy di tahun sebelumnya, langkah pertama di kota Medan DPP LSM STRATEGI melayangkan Surat Pemberitahuan ke sejumlah Kepsek (Kepala Sekolah) SMPN dan SMAN sederajat yang disinyalir terindikasi melakukan praktek kecurangan, surat tersebut ditembuskan kepada Kadis Pendidikan Kota Medan yang kala itu dijabat Marasutan Siregar.

Sementara tahun ini perlakuannnya berbeda, sesuai Peraturan Gubsu Nomor 52 Tahun 2017 Tata Cara PPDB TP 2017/2018 jenjang SMA/SMK (SMAN sederajat) menjadi tanggungjawab ataupun kewenangan DInas Pendidikan Sumut, dimana setiap Kepsek wajib menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan PPDB di sekolah masing-masing kepada Gubenur melalui Kepala Dinas.

Boy Siregar mengharapkan kerjasama pejabat publik terkait seperti pihak Kepsek SMPN & SMAN sederajat, Dinas Pendidikan Kota Medan maupun Dinas Pendidikan Provinsi Sumut untuk memberikan informasi juga data yang dibutuhkan jajarannya (Tim LSM STRATEGI, red) saat nantinya melakukan investigasi ke sekolah-sekolah sesuai amanah Undang–Undang Nomor 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik.(rahman)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here