3 Kades Di Panai Hulu Dapat Apresiasi Warga Terkait Atasi Banjir.

0
425

Labuhanbatu.Zonadinamika.com.Curah hujan dalam bulan September tahun ini di kecamatan Panai Hulu Labuhanbatu cukup tinggi, sehingga membuat desa-desa di kecamatan itu di kelilingi air. Ditambah lagi saluran air utama menuju Sungai Barumun tersumbat membut air sulit mengalir.

Milihat kondisi itu, tiga Kepala Desa Sei. Sentosa, Teluk Sentosa, dan desa Perkebunan Ajamu yang terparah digenangi air mengambil inisiatif mendatangkan alat berat untuk membersihkan saluran air yang tersumbat oleh sampah limbah plastik rumah tangga.

Kepala Desa Sei. Sentosa Suhardi dikediamannya kepada wartawan Jumat (22/9) mengatakan, pendatangan alat berat escapator merupakan inisiatip 3 kades dengan cara rantaman. Setiap desa dikenakan dana sebesar Rp 3 juta ditambah dengan bantuan dari perkebunan sebesar Rp. 5 juta.

“Target kita, dalam tiga hari ini pembersihan saluran air selesai. Harapannya air dapat mengalir dengan lancar dan banjir di pemukiman warga berkurang.”sebutnya.

Disinggun terkait pemberitaan salah satu media online yang menyebutkan itu merupakan kebijakan Camat Panaihulu, dan Camat Panaihulu mendapat Apresiasi dari Bupati Labuhanbatu H. Pangonal Harahap, Suhardi terlihat tersenyum sambil mengatakan “itulah kenyataannya, tiga desa itulah yang membiayai pengadaan alat berat tersebut”.

Amatan dilapangan, setelah dilakukan normalisasi saluran air terlihat air lancar mengalir menuju sungai barumun, dan air yang menggenangi rumah warga khususnya yang dipantau di desa Sei. Sentosa air yang menggenang di halaman rumah warga mulai menyusut.

Salah seorang warga desa Sei. Sentosa yang ditemui saat melakukan pembersihan saluran air didepan rumahnya sangat mengapresiasi kebijakan kepala desanya terkait memperhatikan kondisi warganya. Serta mengakui dampak dari pembersihan saluran air membuat air cepat turun dari halaman rumahnya.

“Sudah selayaknya pemerintah baik itu Pemkab Labuhanbatu maupun Provinsi merancang membuat saluran air beton menuju Sungai Barumun. Sebab, kalau hanya normalisasi saja dilakukan hamya bertahan beberapa bulan saja setelah itu saluran air akan kembali tumpat oleh sampah.”ujarnya. (Zd.01.Sumut)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here