Band Equaliz: Setelah Tampil di Bali, Siap Luncurkan Mini-Album

0
672

MEDAN,Zonadinamika.com. Ditengah ramainya industri musik di Indonesia harus membuat band-band cerdik dan pandai untuk mempertahankan eksitensi mereka. Terlebih lagi untuk band-band lokal yang sedang berusaha menembus pasar musik nasional, mereka harus terus berkarya untuk bisa mencapai tujuan mereka.
Inilah yang dilakukan oleh salah satu band lokal asal Medan yang dikenal dengan nama Equaliz. Band yang personilnya berada dalam satu atap yaitu di Universitas Sumatera Utara, Fakultas Ilmu Budaya.

Eksistensi mereka di dunia musik khusunya di kota Medan memang masih terbilang muda tetapi patut diperhitungkan. Kekompakkan Benny Tambak (vokalis), Samuel Manik (gitaris), Ryan Ambarita (keyboardis), Joseph Reno (bassis), dan Pande Goppaz (drummer) selama kurang lebih dua tahun menimbulkan niat mereka dalam memproduksi sebuah mini album atau yang biasa dikenal dengan extended play (E.P). Bukan tanpa alasan, pengalaman dan prestasi mereka yang diacungi jempol merupakan dasar mereka untuk membauat mini album tersebut.

Band yang terbentuk tanggal 1 Oktober 2014 ini mengantongi beberapa prestasi yang tidak dapat dipandang sebelah mata. Pada awalnya Equaliz berhasil menjuarai Festival Samosir 2015 yang dimana mereka dikenal karena mengcover lagu “ Sik-Sik Sibatumanikam” menjadi versinya Equaliz.

Festival Samosir adalah awal dari prestasi band yang bergenre british rock ini. Selanjutnya mereka mengikuti kompetisi A-Zone yang hasilnya mereka kembali menjadi jawara. Kualitas bermusik kelima mahasiswa ini pun kembali ditantang dalam acara musik yang cukup besar yaitu Soundsation 2015. Equaliz pun kembali berhasil mendapatkan gelar juara untuk regional Sumatera Utara di acara musik yang cukup bergengsi itu.

Sebagai juara Soundsatin 2015 region Sumatera Utara, mereka menerima hadiah yang tidak tanggung-tanggung yaitu diundang untuk menjadi bintang tamu di Pulau Dewata dalam acara musik besar di Indonesia, Soundrenaline 2015 di bulan September. Hal ini menjadi pencapaian terbesar Equaliz selama karirnya dan mereka berada satu panggung dengan musisi-musisi besar di Indonesia.

Dengan modal pengalaman dan saling sharing dengan para musisi Indonesia pada saat di Bali kemarin menjadi pelajaran yang sangat berarti bagi mereka. Pengalaman berharga tersebut tentunya akan dijadikan Equaliz sebagai pembelajaran mereka untuk meneruskan karya-karya.
Dari prestasi-prestasi inilah yang menekadkan mereka untuk terus dan selalu berkarya terutama dalam pembuatan mini-album. Meskipun masih terbilang muda, mereka bertekad untuk terus berkarya dan menembus pasar musik Indonesia. “Sekarang ini kami lagi proses pembuatan mini album. Doakan aja ya semoga semua selesai tahun ini”. ujar Benny.

Di dalam mini album Equaliz nanti sudah disiapkan empat lagu cipataan mereka. Lagu-lagu yang sudah mereka ciptakan seperti Go Ahead (Kita Bisa, Kita Mampu), Pergi-pergilah Kau, Wanita Malam dan Sesal sudah disiapkan mereka selama kurang lebih dua tahun ditambah dua lagu ciptaan mereka yang sedang on process. Band yang menjadikan “Coldplay” sebagai influence mereka ini berharap nantinya mini album mereka akan diapresiasi masyarakat. “ Kami pengennya ntar E.P kami disukai masyarakat Medan terus jadi modal kami untuk ke nasional” pungkas Goppaz.

Equaliz sendiri juga menyiapkan langkah selanjutnya jika proses mini album ini telah rampung 100%. Mereka yang bermodalkan pengalaman dari masing-masing personil akan mencoba peruntungan untuk bermusik di ibukota dan berharap Equaliz akan menjadi band-band papan atas. (ZD)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here