Chelsea Hadi di Nobatkan Jadi Best Speaker Dalam Debat Berbahasa Inggris Bagi Calon Dokter

0
576

MEDAN,Zonadinamika.com. Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) menjadi perbincangan hangat di dunia, khususnya Indonesia, sejak awal 2015 lalu. MEA menjadikan seluruh masyarakat Asia Tenggara bebas dengan dibatasi syarat dan ketentuan. Pendidikan, kebudayaan, industri, dan bidang lainnya seolah tidak memiliki batas lagi.
Tenaga kerja maupun peserta didik menjadi bebas untuk memiliki pekerjaan maupun pendidikan internasional.

Beragam cara dilakukan masyarakat Indonesia dalam menghadapi MEA. Debat bahasa Inggris menjadi pilihan bagi mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara untuk menyiapkan diri.

Pema Debating Championship (PDC) yang diselenggarakan pada bulan Mei lalu, disambut antusias oleh para mahasiswa fakultas yang bersangkutan.
Ketua Pemerintahan Mahasiswa (Pema), selaku penyelenggara, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyiapkan para calon dokter untuk bersaing secara global.

Selain itu, PDC ini diharapkan mampu melahirkan dokter-dokter dengan kualitas internasional secara sempurna. MEA menjadi alasan utama sehingga debat yang dilaksanakan menggunakan bahasa Inggris. Seperti diketahui, bahasa Inggris menjadi bahasa internasional hingga saat ini.

PDC diikuti oleh 6 tim dengan masing-masing tim berjumlah 3 orang. Tim Ignite yang terdiri dari Chelsea Hadi, Katerine, dan Melinda memenangkan kompetisi debat ini.

Ajang debat bahasa Inggris yang bertemakan “improve our prosperity, a bright doctor for the community” ini menobatkan Chelsea Hadi sebagai Best Speaker.
Gadis bertubuh mungil nan putih tersebut mengaku tidak menyangka akan kemenangan yang diraih tim dan dirinya sendiri. Maklum saja, Chelsea sudah hampir setahun tidak mengikuti debat bahasa Inggris.

Sebenarnya, Chelsea telah mengikuti beragam kompetisi debat sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama. Sekolah internasional tempatnya berada sejak SD hingga SMA menjadikan Chelsea mahir menggunakan bahasa internasional, bahasa Inggris.

Hal inilah yang membuat Chelsea sering menjuarai kompetisi debat bahasa Inggris dan dinobatkan sebagai best speaker.
“Aku rasa untuk bisa bersaing dan berinteraksi secara global, kita harus benar-benar paham bahasa Inggris. Apalagi ini zamannya MEA, kalau gak paham bahasa Inggris rasanya kurang tepat”, ujar Chelsea ketika ditanya soal kegunaan menguasai bahasa Inggris. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here