Mengaku Mewakili Muslim Se-Dunia 4 Saksi Pelapor di Polisikan

0
270

JAKARTAZonadinamika.com. Tim penasihat hukum calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok), kembali melaporkan saksi kasus dugaan penodaan agama, lantaran diduga memberikan keterangan palsu di persidangan, ke Polda Metro Jaya. Kali ini terlapornya atas nama Muhammad Asroi Saputra.

Salah satu pengacara Basuki, I Wayan Sudirta mengatakan, total sudah ada empat saksi pelapor yang dilaporkan balik karena diduga memberikan keterangan palsu di bawah sumpah.

“Apakah semua akan dilaporkan? Jawabnya adalah siapa pun yang memberikan keterangan palsu di bawah sumpah. Kedua yang berstatus pelapor dalam perkara Ahok itu akan kita laporkan. Jadi ada dua syarat penting, dia memberikan keterangan palsu di bawah sumpah, kedua dia pelapor. Yang bukan pelapor dalam perkara Ahok, belum ada pikiran melaporkan,” ujar I Wayan, Senin (6/2) malam.

Dikatakannya, terlapor atas nama Muhammad Asroi Saputra, diduga menyampaikan keterangan palsu di persidangan. Karena, menyatakan kalau laporannya mewakili masyarakat muslim dunia.

“Kali ini kita laporkan Muhammad Asroi Saputra, tinggalnya di Padang Sidempuan. Dulu dalam laporan dia menyebut sebagai wiraswasta, tapi di BAP (Berita Acara Pemeriksaan) menyebut PNS. Namun itu enggak terlalu penting. Yang paling penting keterangan dia di dalam BAP maupun di dalam transkrip rekaman, dia menyatakan dia mewakili seluruh umat muslim sedunia,” ungkapnya.

I Wayan menyampaikan, pada persidangan penasihat hukum Basuki sempat menanyakan apakah benar yang bersangkutan bisa membuktikan kalau laporannya mewakili umat muslim sedunia.

“Betul nggak saudara bisa membuktikan umat muslim sedunia yang saudara atasnamakan itu, betul enggak sudah memberikan kuasa atau mandat kepada saudara? Dia nggak bisa jawab,” katanya.

Wayan menuturkan, tim penasihat hukum Basuki juga telah mengirimkan surat ke berbagai negara khususnya yang berpenduduk mayoritas muslim untuk memastikan.

“Ingin kepastian yang lebih jelas, maka kami bersama seluruh tim penasihat hukum, mengirimkan surat ke berbagai negara, terutama yang berpenduduk muslim. Surat apa? Pertanyaan benar enggak orang ini mengatasnamakan negara Anda, warga negara Anda. Karena saksi-saksi ini sudah cukup banyak menyatakan umat muslim sedunia diatasnamakan dan dinyatakan sebagai korban,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, salah satu surat dari Suriname sudah memberikan jawaban. “Mereka menyatakan tidak ada kaitannya Habib Mukhsin yang memberi keterangan di persidangan. Nggak ada hubungan negara Suriname dengan Habib Mukhsin yang memberi keterangan mengatasnamakan umat muslim. Telah terbukti kan bagaimana keterangannya dibantah oleh kedutaan besar di mana di dalam negaranya ada banyak umat muslim,” tandasnya.

Sementara itu, pengacara Basuki lainnya, Rolas Sitinjak menegaskan, sudah ada empat orang pelapor yang dilaporkan balik lantaran diduga memberikan keterangan palsu di bawah sumpah.

“Yang pertama Habib Novel, Kedua Mukhsin Alatas, ketiga Willyuddin, dan keempat Asroi. Sebenarnya, sejujur-jujurnya, kita juga nggak ingin melaporkan kalau bukan kelewatan,” sebutnya.

Tim penasihat hukum yang diwakili Roy Riki Gunawan melaporkan Asroi dengan nomor laporan polisi: LP/651/II/2017/PMJ/Ditreskrimum, terkait dugaan memberikan keterangan palsu di bawah sumpah yang diatur Pasal 242 KUHP. (B1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here