Dugaan Korupsi Rp.32 M, Bos Media ini Akan di Periksa Kejagung

0
324

JAKARTAZonadinamika.com.  Bos media itu bernama Dahlan Iskan,mantan menteri BUMN ini dituduh melakukan korupsi pengadaan mobil listrik hingga negara terindikasi mengalami kerugian Rp.32 miliar.

Atas dugaan korupsi tersebut, Jaksa Agung HM Prasetyo menegaskan penetapan mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi mobil listrik tidak ada tendensi apa pun atau mencari-cari kesalahan.

“Jadi tidak ada tendensi sama sekali untuk mencari-cari, merekayasa, apalagi memaksakan kehendak. Ini ada putusan MA menyatakan Dasep Ahmadi terbukti melakukan korupsi bersama-sama sesuai dakwaan primer,” katanya di Jakarta, Jumat (3/4).

Dikatakan, dalam dakwaan primer, Dasep Ahmadi bersama Dahlan Iskan melakukan korupsi. “Ini, apa harus dibiarkan? saya tanya sekarang,” ujarnya.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung menetapkan Dahlan Iskan sebagai tersangka dugaan korupsi pengadaan mobil listrik. Dalam kasus ini negara dirugikan Rp 32 miliar.

“Ya benar sudah ditetapkan sebagai tersangka,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, M Rum di Jakarta, Jumat.

Pihaknya segera memeriksa Dahlan Iskan sebagai tersangka guna menindaklanjuti putusan MA yang menyebutkan keterlibatannya dalam kasus tersebut bersama Direktur PT Sarimas Ahmadi Pratama, Dasep Ahmadi.

Di pengadilan tingkat pertama, Dasep Ahmadi divonis tujuh tahun penjara, denda Rp 200 juta subsider tiga bulan kurungan dan membayar uang pengganti sebesar Rp 17,1 miliar atau diganti hukuman 2 tahun penjara. Vonis itu lebih rendah dibandingkan tuntutan penuntut umum, yakni 12 tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsider enam bulan penjara serta membayar uang pengganti Rp 28,9 miliar subsider 2 tahun kurungan.(B1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here