Korupsi BOS, Kepsek SDN 10 Kranji Diringkus Kajari

0
333

BEKASI –Zonadinamika.com.Azas mamfaat terhadap pengalokasian Dana Bantuan Siswa (BOS) , oleh sejumlah oknum kepala sekola demi kepentingan pribadi sepertinya sudah tidak aneh, tercorengya dunia pendidikan akibat ulah oknum pendidik tidak jadi soal,di benaknya yang penting uang.

Itulah sebabnya, mantan Kepala SDN 10 Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi diringkus penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Bekasi. Pria bernisial H diamankan karena diduga kuat melakukan tindak pidana korupsi dana bantuan operasi sekolah (BOS)‎ tahun anggaran Juli 2013-Juli 2014.

“Kami mengamankan mantan Kepala SDN berinisial H. Dia ditahan di Lapas Bulak Kapal, Bekasi Timur, Kamis sekitar pukul 11.30 oleh tim Jaksa Penuntut Umum,” kata Kasi Intel Kejari Bekasi Febrianda Ryandra, kemarin.

Penyidik masih mendalami keterangan H dan diperkirakan kerugian negara mencapai Rp 148 juta. Pelaku H, diduga menyelewengkan dana BOS yang dikucurkan pemerintah pusat, provinsi hingga daerah, untuk kepentingan pribadi.

Kasus ini terungkap berkat laporan masyarakat beberapa pekan lalu. Penyidik menemukan bukti adanya penggunaan anggaran yang dilakukan tersangka tanpa dapat dipertanggung jawabkan.

‎”Penahanan tersangka dilakukan untuk memudahkan penyidikan petugas dan menghindari upaya menghilangkan barang bukti,” ucapnya.

Sementara itu, Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Bekasi Agus Enap mengaku belum mengetahui secara detail kasus yang menjerat H.

Menurutnya, H menjabat sebagai Kepala SDN Margahayu V, Bekasi Timur. “Waktu itu pernah menjadi Kepala SD Negeri Kranji 10, tapi sekarang sudah pindah di Margahayu V,” katanya.

Menurut Agus, penggunaan dana BOS hanya diperbolehkan untuk kepentingan sekolah dan dilarang untuk digunakan kepentingan pribadi.

“Ke depan, kami akan meningkatkan pengawasan terhadap kepala sekolah di tingkat dasar. Ada 447 sekolah dasar di Kota Bekasi,” ujarnya. (AN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here