Satpam Bank Sumut Gilir 2 Siswi SD dan SMP

0
918

PERCUT SEI TUAN, Zonadinamika.com. Satpam Bank Sumut yang satu ini benar – benar dapat rezeki nomplok. Dua gadis yang masih duduk di bangku SD dan SMP diperkosanya bergantian. Tapi jangan senang dulu. Begitu “nikmat” sesaat itu terbongkar, si satpam bank itu ditangkap dan digebuki keluarga kedua korban hingga nyaris wassalam.

Satpam Bank Sumut itu adalah Handoko (33). Dia tinggal di Jalan Rahayu, Desa Kampung Kolam, Percut Sei Tuan. Sementara dua gadis yang diperkosanya sebut saja namanya, Cinta (14) dan Laras (12) warga Desa kampung Kolam.

Usai digebuki, Handoko kemudian diarak dan diserahkan ke polisi. Kini, satpam bejat itu mendekam di sel tahahan Mapolsek Percut Sei Tuan, Senin (9/1) sekitar pukul 19.00 wib.

Informasi dihimpun, aksi perkosaam disertai pengancaman itu terjadi, Senin siang. Sebelumnya, Handoko janjian ketemu dengan Cinta dan Laras. Setelah ketemu, Cinta dan Laras lalu dibonceng naik kereta, dibawa ke sebuah kafe remang – remang di kawasan Desa Tambak Bayan, Percut Seituan.

Di pondok tertutup yang diterangi lampu 5 watt, awalnya Handoko, Cinta dan Laras hanya ngobrol sambil menikmati makanan dan minuman ringan yang dipesan.

Tapi sejam kemudian, mendadak muncul niat Handoko untuk memperkosa keduanya. Awalnya Cinta dan Laras dirayu untuk melakukan hubungan badan. Tapi, ajakan itu ditolak mentah – mentah.

Penolakan itu rupanya membuat Handoko emosi. Dua gadis polos itu lantas diancam akan dibunuh lalu mayatnya dibuang ke sungai jika tak menuruti permintaanya.

Ancaman itu membuat Cinta dan Laras ketakutan. Handoko memanfaatkan kesempatan itu. Pakaian Cinta lalu dilucuti, kemudian diperkosa. Sementara Laras dipaksa melihat adegan “hot” itu. Tak puas hanya dilayani Cinta, Handoko kemudian memaksa Laras membuka pakaiannya, lalu diperkosa.

Setelah klimaks, handoko tak langsung melepas Cinta dan Laras. Setengah jam kemudian, Handoko yang kembali konak, lantas mengulangi perbuatan bejatnya. Setidaknya, malam itu Cinta diperkosa sebanyak tiga kali, sedangkan Laras dua kali.

Puas melampiaskan hasrat birahinya, Cinta dan laras diantar pulang. Begitu sampai di rumah, Cinta yang tak terima diperkosa cerita ke ibunya. Begitu pula dengan laras.

Kehebohan pun terjadi. Orangtua dan keluarga Laras serta Cinta yang tak senang langsung menangkap handoko yang masih berasa di kafe remang – remang tersebut.

Geram dengan perbuatan bejatnya, satpan bank Sumut itu lantas digebuki, dan kemudian diarak ke Mapolsek Percut Seituan.
Dikantor polisi, Handoko terus merengek, merintih sakit dan minta agar perbuatannya diselesesaikan dengan secara kekeluargaan “Tolong pak, kita damai saja,” ucap Handoko.

Kepada polisi, Handoko pun mengakui semua perbuatannya. “Ya pak, saya akui telah memperkosa keduanya. Si Cinta tiga kali kuperkosa, kalau si Laras dua kali,” ucapnya sembari membenarkan jika ia bekerja sebagai Satpam di bank Sumut.

Hingga Senin malam Handoko masih menjalani serangkaian pemeriksaan. Seorang polisi dikonfirmasi pun membenarkan handoko ditangkap dan sempat dihakimi warga karena memperkosa dua gadis dibawah umur.(0145)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here