Deni Kurniawan Anggota TNI Gadungan

0
609

NGANJUK-Zonadinamika.com. Bertempat di Terminal Bus Nganjuk Jl. Gatot Subroto Desa Ringinanom Kecamatan Nganjuk Kabupatn Nganjuk dilaksanakan penangkapan anggota TNI Gadungan atas nama Deni Kurniawan umur 25 tahun dengan alamat Perum Kotern “A” Kelurahan Balas Klumprik RT 003/RW 004 Kecamatan Wiyung Kota Surabaya, pekerjaan TNI (Tertera pada KTP) oleh Serma Wakiran (Baminkomsos Koramil 0810/01 Kota) dan Koptu Satimin (Babinsa Ringinanom Koramil 0810/01 Kota).

 

Dengan Kronologi kejadian Koptu Satimin (Babinsa Ringinanom) mendapat informasi dari penjaga Ponten Terminal Nganjuk yang bernama Supriyono, bahwa ada seseorang yang menggunakan atribut TNI dan ditanya bahwa orang tersebut anggota TNI. Karena mencurigakan sudah berada 2 hari di Terminal Nganjuk Penjaga Ponten Supriyono menghubungi Koptu Satimin (Babinsa Ringinanom).

 

Setelah mendapat informasi guna menecek kebenarannya Koptu Satimin (Baminsa Ringinanom) beserta Serma Wakiran (Baminkomsos Koramil 0810/01 Nganjuk) menuju Terminal Nganjuk menemui penjaga ponten Supriyono menanyakan orang yang dimaksud tersebut.

 

Melihat orang yang ditunjuk supriyono gerak geriknya memang mencurigakan Koptu Satimin (Baminsa Ringinanom) beserta Serma Wakiran (Baminkomsos Koramil 0810/01 Nganjuk) mendekati yang bersangkutan, setelah ditanya dengan jawaban yang berbeli-belit  akhirnya dilakukan penangkapan terhadap Deni Kurniawan yang mengku sebagai anggota TNI dan dibawa untuk diamankan di Kantor Unit Inteldim 0810/Nganjuk untuk dilaksanakan pemeriksaan.

 

Dalam pemeriksaan Deni Kurniawan bahwa Deni tiba di Terminal Nganjuk, sepulangnya dari Jogjakarta mengantar calon istrinya atas nama Evi. selanjutnya beristirahat di Mushola Terminal Nganjuk. Kemudia Deni didatangi Petugas Ponten Terminal Nganjuk dan ditanyai terkait keberadaannya, selanjutnya Deni Kurniawan menjawab bahwa dirinya adalah anggoat TNI berniat perjalanan menuju Jogjakarta.

 

Saat ditanya oleh petugas Uni Intel Kodim 0810/Nganjuk kenapa menjadi TNI Gadungan, Deni Kurniawan mengaku menjasi anggota TNI karena frustasi pada saat mendaftar TNI gagal dan atribut TNI punya bapaknya Serma Mugiono yang dicuri dirumahnya untuk mengenal cewek/wanita untuk dijadikan kekasih melalui media sosial Facebook untuk mengelabuhi cewek/wanita dengan memasang foto berseragam TNI. Selanjutnya mengajak ketemuan korbannya, selain itu juga Deni Kurniawan menyetubuhi wanita/cewek yang dikenalnya dan dijanjikan akan dinikahi.

 

Sedangkan yang menjadi korban Deni Kurniawan yaitu Saudari. Evi Rohyana umur 33 tahun alamat Desa Ngalangan RT 02/RW 41 Kecamatan Sardonoharjo Ngaglik Jogjakarta dan Saudari Watik Hastuti umur 30 tahun alamat Kelurahan Bendo RT 31/RW 12 Kecamatan Pedan Kabupaten Klaten.

 

Dari hasil pemeriksaan didapatkan barang bukti yang diamankan yaitu Kaos Doreng, Training TNI AD, 2 KTA TNI AD atas nama Serma Mugiono (milik bapaknya), NRP 613272, Jabatan Ba Unit Dermaga Kesatuan Denterm-2 Surabaya dan atas nama Kopda Tri Yantoro, NRP 31000180390480, Jabatan Wadanru SMS Ki-Bant Kesatuan Yonif 403/WP, Pistol Korek (Jenis Revolver), Kartu Identitas (KTP dan SIM), Tas Pinggang Dorengdan baret.

 

Disamping itu Deni Kurniawan pernah masuk LP Surabaya selama 4 bulan pada tahun 2014 dengan kasus membawa kabur wanita atas nama Ayu Agraeni alamat Dukuh Pakis Gunung Surabaya, pada saat itu juga mengaku sebagai anggota TNI.

 

Deni Kurniawan dari rumahnya sekitar 1 bulan yagn lalu, karena telah mengaku menjadi anggota TNI dengan membawa satuan bapaknya srhingga bermasalah dengan keluarganya. Selain itu juga berdampak pada kedinasan Bapaknya yang sekarang dipindah ke Makasar karena merusak nama baik satuan bapaknya.

 

Deni Kurniawan sejak gagal mendaftar TNI AD pada tahun 2009 mempunyai tingkah laku yang kurang baik seperti Despresi dan selalu membuat ulah dengan mengaku menjadi anggota TNI yang berdinas di Koterm Surabaya. Semenjak itu orang tua tidak sanggup membiayai dan tidak diurus sehingga Deni Kurniawan kejiwaannya kurang/stres.

 

Terkait permasalah ini Orang tua Deni Kurniawan Serma Mugiono menyerahkan kepada pihak yang berwajib karena sudah tidak sanggup lagi mengurus anaknya.(prspen081)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here