Ketua KNPB Steven Itlay Di Sidang Pengadilan Timika

0
634

TIMIKA- Zonadinamika.com.  Ketua Komite Nasional Papua Barat (KNPB) wilayah Timika Tuan Steven Itlay di sidang di Pengadilan Negeri Timika jl:Yosudarso nomor 42 Sempang Timika Papua.

Dia di sidang karena, mengerjakan pekerjaan mulia dari Tuhan Yesus Kristus yang menjadi juru selamat dan Sang Revolusioner pertama yang di gantungkan di kayu salib demi Kebenaran, Keadilan, Dunia teruma kepada rakyat Bangsa Papua yang dengan tangan mu sendiri Tuhan ciptakan di atas Tanah ini.

Steven Itlay di sidang karena, pada bulan Mei ibada di SP 3 halaman gereja untuk mendukung ULMWP di masuk menjadi anggota tetap di MSG. Sungguh Negera tidak punya ber-peri ke Tuhan karena acara ini dilakukan di halaman gereja yang sebenarnya pihak lain tidak punya hak mutlak sama sekali untuk intervensi. Karena kegiatan bukan dilakukan di kantor polisi atau di jalan besar

Sidang di Mulai oleh Ketua Hakim Pengadilan yang mulia tepat pada pukul  10,00  (WPB) dan hakim memanggil dua orang saksi satu dari penuntut yakni atas nama Tanjun dan satu saksi dari terdaqwa yakni Paulus kedua di minta keterangan dari hakim tanjung dari penuntuk adalah dari pihak polisi yang meman sudah berpedidikan yang disiapkan sebelumnya.

Dan saksi dari terdaqwa latar belakan dia tentang riwayat pendidikan dia selesai dari SD kelas dua atas pengakuan di hadapan yakim.Menurut Paulus dia menyatakan bahwa, setelah saya di bahwa di kantor polisi dari pihak polisi mereka pukul saya pake penggaris besi di kepala atas pengakuan di hadapan hakim yang termulia.

Saat ikut hadir dalam ruang sidang Pengadilan Timika wartawan Zonadinamika.com pada 28/09/2016 di Timika Tanah Abungsa Papua.

Di halaman pengadilan, aparat kepolisin gabungan TNI bersama koalisi pemuda Papua muatan militer juga siapa dengan sambil ikat bendera Merah Putih di kepala mereka rakyat Papua yang hendak mau saksikan sidang itu juga trauma datang karena militer yang menjaga di setikar pengadilan itu se akan-akan situasi papua saat itu berhadapan dengan segenario antar perang Negara itu sudah fakta dan data autentik

Setelah semua itu selesai, hakim tanya kepada penuntut bahwa, bagimana ada tanggapan..? langsung penuntut jawab kami akan undang dari pihak luar ahli salah satu dari Jakarta dan pihak terdaqwa juga harus siapkan semua bukti surat pada tanggal 5 Oktober  2016 kembali akan sidang lagi tuturnya

Musa Boma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here