Polsek Patokbeusi,Biarkan Pelaku Penganiayaan Berkeliaran

0
545

SUBANG-Zonadinamika.com. Hampir lima bulan lebih kasus penganiayaan dilaporkan pada Penyidik di Polsek Patokbeusi Kab Subang Jawa Barat,hingga saat ini laporan tersebut terkesan tidak tanggapi serius oleh pihak kepolisian di sektor Patokbeusi.

Kasus penganiayaan yang di alami oleh Mamat Sugrimat Bin Hasim yang terjadi di halaman RM/Café 1001 Kampung Prapatan Ds Tanjungrasa Kecamatan Patokbeusi Subang yang terjadi pada sabtu 14 Mei 2016 sekitar jam 03.30 Wibyang lalu, dan korban mengali luka serius dan mendapat 40 jahitan.

Berdasarkan Laporan Polisi No.LP/64/V/2016/JABAR/RES SUBANG/Sektor Patokbeusi, tanggal.14 Mei 2016, dan ditanda tangani oleh Budi Setiawan  selaku petugas piket, namun sangat di sayangkan, sudah enam bulan kejadian dan laporan, namun hingga saat ini pihak Polsek belum menunjukkan keseriusan untuk menangkap pelaku.

Pristiwa penganiayan yang di lakukan oleh orang yang tidak di kenal tersebut, dimana, saat kejadian Mamat datang bersama temannya bernama Dade  berada di tempat hiburan berkaroeke di RM / Café  1001.

Mamat bersama temanya Asri  bermaksud akan pulang, dan saat itu Dade duduk di atas kendaraan sepeda motor Honda Vario No.Pol. T  5678 WR,tiba-tiba di kerumuni oleh para pemuda yang tidak di kenal.

Berita sebelumnya, bahwa salah satu pelaku dari rombongan penganiaya menanyakan korban akan alamat tinggal korban, dan secara tiba-tiba langsung melayangkan tendangan pada kendaraan sepeda motor korban.

Korban kemudian terjatuh, tidak lama kemudian dikerumuni banyak orang, saat korban bermaksud pergi dan mengambil kendaraan sepeda motor yang terjatuh,  akan tetapi dari arah belakang pelaku yang tidak di ketahui namanya melakukan pemukulan menggunakan gelas kaca sehingga mengenai wajah pada bagian pipi serta pelipis dan bagian jidat sebelah kanan mengalami luka robek.

Kanit Reskrim Polsek Patokbeusi, Yayan sempat ngusar ketika  wartawan mempertanyakan kasus yang terkesan mengendap tersebut, namun pihak berjanji akan menindaklajuti kembali kasus tersebut,dan saat ini sedang menugaskan anak buahnya untuk melakukan pengintaian terhadap pelaku yang konon kabarnya berada di Kecamatan Cikampek.

Pelaku yang di sebut-sebut berprofesi sebagai banda Togel tersebut,hingga kini belum tertangkap,sehingga membuat korban kesal melihat lambanya pihak polsek Patokbeusi menanggapi atas laporan dirinya yang kini sudah mencapai hampir enam bulan.

“Kita bukan tidak merespon laporan masyarakat, kita akan tetap lanjutnya dan saat ini anggota saya sedang melakukan pengintain keberadaan pelaku, berdasarkan bukti dari CCTV wajah pelaku sudah terlihat, memang kasus ini, bahwa saat kejadian adalah kanit lama,sehingga agak lambat prosesnya dan sempat berhenti karena pergantian kanit, namun percayalah, kami akan tetap memproses dan mencari pelaku” terang Yayan.

Rijal alias Munir Pemilik café  1001, sebagai lokasi kejadian penganiayaan, penanganan oleh pihak kepolisian polsek patokbeusi yang sangat lamba, sebab dirinya juga perna mengalami hal yang sama atas laporan yang di buat hingga sampai saat ini tidak diproses oleh Polsek Patokbeusi.

“Memang petugas Polsek Patokbeusi ini agak susah, pernah juga saya membuat laporan kehilangan HP, namun tidak di tanggapi sama sekali, dan kasus Mamat ini juga, saya anjurkan pada korban, siap membantu bila pihak polisi minta biaya operasional (tim)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here