Mengujih Taring Tim Independen Untuk Mejerat Pejabat Dalam Bisnis Fredi Budiman

0
482

JAKARTA-Zonadinamika.com.  Tim Independen Polri terus mengusut testimoni Fredi Budiman yang diungkap Koordinator KontraS Haris Azhar mengenai aparat terlibat dalam peredaran narkoba. Sejumlah pihak yang diduga mengetahui isi testimoni Fredi Budiman sebelum dieksekusi mati pun telah dimintai keterangan Tim Independen.
Tim Independen Polri telah memintai keterangan adik Fredi Budiman Jhony Suhendar alias Latif di Lapas Salemba, Jakarta. Sepekan kemudian Tim Independen yang diketuai Irwasum Komjen Dwi Priyatno ini terbang ke Lapas Nusakambangan, untuk menggali informasi terkait testimoni tersebut.

Menurut anggota Tim Independen, Hendardi, saksi yang dimintai keterangannya kali ini di antaranya petugas Lapas Nusakambangan dan terpidana kasus pembunuhan bos PT Sanex Steel Indonesia, Tan Harry Tantono alias Ayung yakni John Refra Kei alias John Kei. Mereka dimintai keterangan lantaran disebut dalam testimoni tersebut.

“Petugas lapas. Saksi lain rohaniawan diambil kesaksiannya di Jakarta. Kalapas bapak Sitinjak yang juga hadir di pertemuan tersebut belum diambil kesaksiannya karena berada di NTT,” kata anggota Tim Independen Polri Hendardi kepada merdeka.com, Jumat (19/8).

Kepada Tim Independen, John Kei membenarkan adanya pertemuan antara Fredi dan Haris yang juga disaksikannya di Lapas Nusakambangan. John Kei juga membenarkan soal isi pembicaraan antara Fredi dan Haris tersebut.

“Ya itu (testimoni) benar. Kita memang mengecek orang-orang yang menyaksikan pertemuan Fredi Budiman dan Haris Azhar antara lain John Kei. Pertemuan itu benar terjadi,” ucap Hendardi menirukan ucapan John Kei.

Hendardi mengatakan, hasil investigasi Tim Independen bakal diberikan kepada Kapolri setelah data semua terhimpun. Hingga kini data tersebut masih dihimpun Tim Independen dengan memintai keterangan sejumlah saksi.

“Hasil akhir nanti dilaporkan ke Kapolri setelah semua selesai di akhir waktu tim selesai bulan depan,” kata Hendardi.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, Tim Independen sudah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak di internal Polri untuk menelusuri kebenaran testimoni berjudul ‘Cerita busuk seorang Bandit’ itu.

Menurut Tito, Tim Independen juga tengah menelusuri transaksi keuangan Fredi dengan memintai keterangan beberapa sumber guna mencari tahu siapa saja yang ikut mengamankan bisnis barang haram tersebut.

“Jadi informasi yang sumir ini apa betul ada pidana. Kalau betul ada pidana kita akan proses jadi penyidikan. Kalau tidak ada pidana, dihentikan kasusnya,” kata Tito.

Selain didesak membuktikan mengenai testimoni, Tim Independen juga diminta membongkar rekaman yang dibuat sehari sebelum Fredi dihukum mati. Video itu direkam petugas di Lapas Nusakambangan, yang sekarang tersimpan di Dirjen Pas Kementerian Hukum dan HAM.

Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Edi Hasibuan meminta video testimoni yang diambil di dalam ruang isolasi oleh seorang pejabat dari Kemenkum HAM dan disaksikan keluarga Fredi sebelum dieksekusi mati dibuka KemenkumHAM. Menurut Edi, penelusuran video CCTV itu sangat diperlukan untuk membuka tabir terkait testimoni Fredi Budiman yang disampaikan kepada Koordinator KontraS Haris Azhar yang tengah diusut Tim Independen.

“Saya kira kalau itu rekaman sangat dibutuhkan Tim Independen di dalam pengusutan pengakuan Fredi sangat perlu ditelusuri. Sebab itu bisa menjadi pintu masuk pengusutan aparat terlibat narkoba seperti testimoni Fredi Budiman,” ujar Edi.(red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here