H Jejen Apandi Laporkan Wakil Bupati Ke Kejakaan Karawang

0
1044

KARAWANGZonadinamika.com. Mantan anggota DPRD Periode 2004-2009 Karawang H Jejen Apandi mendatanagi kantor  Kekejaksaan Negeri Karawang 8 Agustus 2016, untuk mempertanyakan tindaklanjut akan laporanya beberapa waktu lalu.

Dalam laporan tersebut, H.Jejen,menyampaikan atas telah terjadi tindak Pidana korupsi dan Menuntut Keadilan dalam Penegakan Hukum. Sebab dirinya mengaku mendapatkan perlakuan yang tidak adil dalam penegakan Hukum yang telah dilakukan dengan hanya memproses dirinya sebagai penerima suap, sedangkan Ahmad Zamaksyri alias Jimmy Pemberi suap tidak di sentuh hukum sama sekali dan hanya didudukan sebagai saksi,terang H Jejen.

Menurut ketentuan Pasal 5 jo. Pasal 12 huruf a dan huruf b UU No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (“UU Tipikor”), baik pelaku pemberi maupun penerima gratifikasi diancam dengan hukuman pidana.

 

Dikatakan, bahwa berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Karawang dalam Perkara No.239/Pid.B/2009/PN.Krw, Tanggal 18 Agustus 2009, H Jejen Apandi Nugraha Selaku Penyelenggara Negara Sebagai anggota DPRD Kabupaten Karawang Periode 2004-2009 Dari Partai PDI-P telah dinyatakan bersalah dan dihukum karena melanggar Pasal 11 UU RI No 31 tahun 1999 sebagaimana telah di ubah dan ditambah dengan UU RI No.20 tahun 2001 jo Pasal 65 ayat (1) KUPidana ; dan dijatuhi Hukuman Penjara Selama 1 (satu) tahun dan denda sejumlah Rp 50.000.000,- ( lima puluh juta Rupiah ).

Hal itu di karenakan Pelapor pada tahun 2008 telah menerima Pemberian hadiah berupa uang sebesar Rp 61.000.000,-dari Pemborong Bernama Ahmad Zamaksyari alias Jimmy,sebagai imbalan pemberian Proyek Aspirasi atas nama H Jejen Apandi yang di biayai dari APBD kabupaten Karawang,

Dengan rinciian 5 paket Proyek sebagai Program kegiatan Dinas Bina Marga dan pengairan Kabupaten karawang yang di biayai APBD yaitu ;

  1. Peningkatan jalan Kiara Urung senilai Rp 900.000.000,-
  2. Peningkatan jalan babakan Sumur gede Rp 130.000.000,-
  3. Peningkatan jalan Tegalsari Rp.130  000.000,-
  4. Pembuatan Jembatan Makam UmumC ikarang – Cilamaya Wetan Rp 200.000.000,-
  5. Pengerasan jalan desa Tanggulun Rp 100.000.000,-

“Saya sudah layangkan surat pada tanggal 26 Juni 2016 kepada Kejaksaan negeri Karawang, dan sudah hampir 3 bulan” tegasnya.

Dan saya rasa, Jejen menambahkan,  kasus ini sudah matang,makanya saya mau mempertanyakan,sebab saya sudah mendapatkan perlakuan yang tidak adil dalam penegakan Hukum yang telah dilakukan dengan hanya memproses saya sebagai penerima suap sedangkan Ahmad Zamaksyri alias Jimmy Pemberi suap tidak di sentuh hukum sama sekali dan hanya didudukan sebagai saksi,ujar H Jejen

Seraya berharap, agar aparat penegak Hukum untuk benar-benar menegakan Hukum yang benar dan adil,dan saya yakin dimanapun tidak ada seorang pun Pejabat yang kebal Hukum walaupun Ahmad Zamaksyari , sudah jadi Pejabat yaitu Wakil Bupati ,dulu waktu saya di laporkan saya sedang menjabat anggota DPRD Kabupaten Karawang. Paparnya pada sejumlah wartawan di Lingkungan Kejaksaan Negeri Karawang. (tim)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here