Polisi Gerebek Pijat Plus di Ruko Grand Galaxy Bekasi

0
1836

BEKASI – Zonadinamika.com. Rumah Toko (Ruko) Grand Galaxy City, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi. Bangunan berlapis empat tersebut dijjadikan sebagai panti pijat Edelwies, di sinyalir menjadi panti pijat plus-plus, akhirnya pihak kepolisian melakukan penggerebekan.

Dalam penggrebekan polisi menemukan puluhan alat kontrasepsi milik terapis pijat. ruko tersbut pada lantai dasar digunakan untuk bar, lantai dua dan tiga tempat pijat dan lantai empat untuk ruang ganti para terapis.

Sayangnya, dalam razia tersebut belum ada pelanggan dan terapis panti pijat tersebut belum melayani konsumen dari warga Bekasi dan sekitarnya.

Dalam razia tersebut, anggota menemukan puluhan alat kontrasepsi berupa kondom dan alat uji kehamilan. ”Kami razia karena banyak laporan panti pijat tersebut sering dijadikan tempat prostitusi ilegal,” kata Kapolsek Bekasi Selatan, Kompol Jayadi, Rabu (3/8/2016).

Hasilnya, kata dia, petugas menemukan puluhan kondom dan alat tes kehamilan yang disimpan di lemari besi para terapis. Namun petugas tidak mendapati para terapis karena saat digerebek tempat pijat tersebut belum dibuka untuk umum.

Sementara itu, salah seorang petugas resepsionis menolak memberi keterangan kepada wartawan. Dia malah menantang wartawan dengan menunjukkan sebuah kartu identitas dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) wilayah setempat.

Salah seorang warga yang pernah berkunjung ke sana, FA (27) mengaku, biasa mengeluarkan uang sebesar Rp550 ribu untuk sekali pijat selama satu jam. Dia merinci, Rp250 ribu untuk biaya pijat sekaligus sewa kamar, sedangkan Rp300 ribu tarif berkencan dengan terapis.

FA mengungkapkan, terapis tidak pernah memaksakan bila pelanggan hanya ingin dipijat. Kalau pijat biasa habisnya Rp300 ribu, karena mesti bayar tip Rp50 ribu untuk terapis. ”Pelangganya banyak, memang terkenal tempat pijat plus – plus,” tukasnya. (BS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here