Kajari Nias Utara Jeblosin Dua Tersangka Baru Kasus Korupsi Pengadaan Mikrofon Ke Sel Tahanan

0
1530

NIAS UTARA,– Zonadinamika.com. Hasil pengembangan terhadap kasus dugaan korupsi pada pengadaan Mikrifon, oleh kejaksaan Negeri Nias utara, kasus Tindak Pidana Korupsi Pada Pengadaan Mikr ofon di Sekretariat DPRD Nias Utara Tahun 2011, akhirnya Kejaksaan Negeri Gunungsitoli pada hari Selasa, (19/07) kembali melakukan penahanan terhadap dua tersangka baru diantaranya Timelinus Nazara dan Rozaman Lase sekira Pukul 19.00 WIB malam.

Keduanya ditahan karena terlibat langsung dalam kasus Tindak Pidana Korupsi dimaksud sebagai Kontraktor Pelaksana dan Pemilik Perusahaan. Kerugian negara atas kasus tersebut sesuai audit Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) sebesar Rp 181 Juta lebih.

Hal tersebut diungkapkan Kasipidsus Kejaksaan Negeri Gunungsitoli Yus Iman Harefa, SH.,MH ketika di konfirmasi melalui Telephone genggamnya, Rabu (20/07).

“Ia benar pak, mereka sudah kita tahan di Kejaksaan Negeri Gunungsitoli dan saat ini mereka (tersangka_red) kita titip di Lapas Hilina’a. Dalam waktu dekat akan kita limpahkan ke Pengadilan Tipikor Medan,” Ujar Yus Iman .

Lanjutnya, Kasipidsus menjelaskan bahwa penahanan kepada kedua tersangka merupakan pengembangan atas ditahannya Nusri Lase tahun 2015 yang lalu.

Kedua tersangka akan dikenakan pasal 2 dan pasal 3 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang telah diubah dengan undang-undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman hukuman paling lama 20 (dua puluh) tahun penjara.

Untuk di ketahui, Nusri Lase dijemput paksa oleh penyidik Kejaksaan Negeri Gunungsitoli, pada hari Rabu 5 Agustus 2015 yang lalu sebagai tersangka pada kasus Tindak Pidana Korupsi Pengadaan Mikrofon di Sekretariat DPRD Kabupaten Nias Utara Tahun 2011. (gea)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here