PT. Gasindo Bolasar Kirim TKI Dibawah Umur ke Malaysia

0
686

ATAMBUA, NTT- Zonadinamika.com, Paskalia Moruk umur 17 tahun Asal Desa Nanaet, Kecamatan Nanaet Duabesi yang akan diberangkatkan ke Malaysia menjadi TKI (Tenaga Kerja Indonesia) oleh PT. Gasindo Bolasari berhasil diamankan oleh Petugas di Bandar Udara El Tari Kupang pada 22 Juni 2016 lalu.

PT. Gasindo Bolasari yang merekrut TKI Asal Kabupaten Belu tersebut setelah disediki ternyata melalui jalur ilegal dan tanpa sepengetahuan Pemerintah setempat dalam hal ini tanpa izin Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Belu.

Tujuan perekrutan anak dibawah umur tersebut tidak lain adalah untuk dipekerjakan ke Malaysia, pengiriman TKI oleh PT. Gasindo tersebut secara diam-diam.

Menanggapi kejadian tersebut, Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Belu, melalui Kabid Penempatan TKI, Mel Lepangkari menyampaikan bahwa PT. Gasindo merupakan PT legal yang mengurus seluruh TKI bekerja ke Luar Negeri yang tentunya dengan ijin resmi dan mempunyai kepemilikan surat-surat yang sah, selama ini PT. Gasindo sudah banyak mengirim para TKI dengan jalur resmi.

“PT Gasindo yang beralamat di Desa Mandeu, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu dengan Pimpinan resmi Philipus Molo yang telah merekrut dan akan mengirim TKI asal Nesa Nanaet yang masih berumur 17 tahun dan akan dipekerjakan di malaysia,” Kata Mel (Selasa, 28/6/16) di Ruang Kerjanya.

Mel menuturkan bahwa PT. Gasindo yang telah mengirim TKI berumur 17 tahun tersebut diamankan pada tanggal 22 juni di bandara udara eltari kupang, saat Paskalia yang hendak berangkat ke Malaysia bersama para TKI lainnya sebanyak 10 orang, 4 orang asal Kabupaten Belu dan 6 orang asal kabupaten Malaka.

Dalam pemeriksaan Identitas ternyata Paskalia tidak memiliki KTP karena masih di bawah umur, sehingga paskalia dicegat bersama para TKI lainnya, dan di pulangkan kembali ke Belu,” Tutur Mel.

Pemerintah sangat menyesalkan sikap perekrutan oleh Philipus Molo dari PT. Gasindo yang sudah bermain curang tanpa sepengetahuan pihak Nakertrans yang telah mengirim para TKI dengan menyisipkan anak dibawah umur 17 tahun yang akan dikirim ke malaysia, sebab setiap pengiriman para TKI selalu yang bersangkutan datang ke Dinas dan di berangkatan melalui dinas.

“Selama ini para TKI jika mau berangkat selalu datang ke dinas dan kita lihat yang bersangkutan mau jalan, namun dalam perjalanan perekrutan dari PT. Gasindo ini menyisipkan anak di bawah umur dan anak itu belum sampai umur 17 tahun, dan belum memiliki ktp dan saya sangat menyesalkan sikap PT. gasindo tersebut, Kesal Kabid Penempatan TKI tersebut.

Mel juga menambahkan bahwa selama ini PT. Gasindo selalu menggunakan ijin lengkap dan merupakan PT resmi yang selalu mengirimkan para TKI melalui jalur resmi namun dalam perjalanan PT tersebut mengirim para TKI yang masih dibawah umur tanpa sepengetahuan Dinas Sosial.

“kami juga sudah beritahukan kepada pimpinan PT tersebut di jakarta agar mencabut ijin bagi yang bersangkutan perekrut atas nama Pelipus Molo agar tidak terjadi lagi kecurangan dalam perekrutan pengiriman TKI di bawah umur atau anak-anak,” Ungkapnya. (Nus Feka).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here