Suap DPRD Muba, KPK Usut Keterlibatan Legislator Lain

0
529

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut kasus dugaan suap kepada DPRD Musi Banyuasin (Muba) terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) 2014 Bupati Muba Pahri Azhari dan pengesahan APBD 2015 Kabupaten Muba.

Diduga terdapat keterlibatan pihak lain, selain 10 orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka, termasuk Bupati Pahri Azhari dan istrinya Lucianty Pahri serta empat pimpinan DPRD Muba.

Pelaksana Tugas (Plt) Wakil Ketua KPK Indriyanto Seno Adji menyatakan, kasus dugaan suap DPRD Muba termasuk dalam model kejahatan legislatif. Untuk itu, pihaknya mengusut dugaan keterlibatan anggota DPRD lainnya melalui para pimpinan DPRD yang telah menjadi tersangka kasus ini.

“Tentang tersangka baru sebagai model legislative crimes, tentunya masih pengembangan terus dari ketua atau wakil ketua DPRD. Apakah ada keterlibatan-keterlibatan keanggotaan DPRD lainnya,” kata Indriyanto kepada wartawan, Rabu (26/8) pagi.

Indriyanto menyatakan, hingga kini pihaknya masih terus mendalami kasus ini. Salah satunya untuk mengungkap adanya dugaan keterlibatan para ketua fraksi di DPRD Muba. “(Saat ini) masih pendalaman dugaan keterlibatan tidaknya ketua-ketua fraksinya,” katanya.

Diberitakan, dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada pada 19 Juni 2015 lalu Tim Satgas KPK menangkap anggota DPRD Muba dari PDIP Bambang Karyanto, anggota DPRD dari Fraksi Gerindra Adam Munandar, Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Muba Syamsudin Fei dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Beppeda) Muba Fasyar.

Selain keempat orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka itu, KPK juga menyita uang tunai sekitar Rp 2,5 miliar dalam pecahan Rp 50.000 dan Rp 100.000 dalam tas merah marun yang diduga uang suap.

Uang tersebut diduga terkait Rapat Paripurna DPRD Muba yang membahas LKPJ Bupati Muba Pahri Azhari tahun 2014 dan pembahasan APBD Perubahan Kabupaten Musi Banyuasin tahun 2015.(red)

sumber:B1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here