Lurah Cangkudu Berindak Konyol dan Aniaya Warganya

0
2812

BALARAJA BANTEN,Zonadinamika.com. H.Amir Hamjah lurah Cangkudu Balaraja Tangerang Banten di nilai hilang kendali, dengan gaya premanisme nekat menghantam Herman Hidayat warganya sendiri hingga babak belur pada minggu 23/08 pada sore hari sehabis ashar.

Kronoligis kejadian, kala itu anak korban yang masi balita tengah bermain sepeda,sepedanya yang tidak memakai rem, dan saat mengayun sepeda, salah seorang anak kecil yang nota bene keponakan sang lurah yang juga sedang bermain sepeda bertabrakan.

Setelah bertabrakan,keponakan Lurah akhirnya pulang dan menceritakan kecelakaan kecil tersebut pada keluarganya, ibu dari keponakan sang lurahpun meminta anaknya di urut oleh orang tua korban.

Tak di sangka dan tak terduga, istri lurah seakan tidak terimah atas kecelakaan kecil tersebut, lupa sebagai istri tokoh masyarakat yang seharusnya menjadi panutan masyarakat mengomel dan mengeluarkan kata-kata kuran sopan.

Herman Hidayat korban keganasan Lurah tersebut merasa tidak enak hati mendengar ocehan ibu lurah yang di nilai melewati batas. Herman melampiaskan pada anaknya dengan menarik dan selanjutnya di suruh mandi.

Mulyadi adik korban tidak terimah atas perlakuan Herman yang menarik paksa anaknya atau keponakannya (Mulyadi-red), karena diduga Herman hendak menganiaya sang keponakanya.

Percecokan mulutpun terjadi, Ibu kedua abang adik tidak kuat melihat pertengkaran tersebut, ambil langka dan merangkul anknya yaitu Herman.
Tak lama kemudian H.Amir Hamjah selaku lurah mendatangi korban dengan maksud memisahkan pertengkaran tersebut, namun di luar dugaan Lurah malah balik berbuat kekerasan kepada Herman dengan menampar dan memukul hingga jidat korban benjol dan memar.

Atas peristiwa tersebut, sejumlah sumber menyayangkan tindakan H. Amir Hamjah selaku pemimpin di Desa Cangkudu yang seharusnya memberikan pembinaan, namun mala sebaliknya, Lurah menunjukkan tangan besinya pada warga.

Korban yang bekerja sebagai buruh di sebuah pabrik sepatu tersebut tak kuasa melakukan perlawanan, selain ibunya tidak mampu karena ekonomi lemah, sehingga takut membuat laporan polisi.

“Orang tua korban tidak berani membuat laporan penganiayaan terhadap polisi, selain ekonomi lemah, dan takut jadi mendapat serangan balik dari lurah, makanya korban tidak mau membuat laporan polisi, bukan berarti korban takut, namun korban hanya melihat kondisi ibunya” terang sumber.
Hingga berita ini di turunkan H.Amir Hamjah selaku lurah Cangkudu ketika hendak di konfirmasi melalui telepon selulernya 081314600782 sedang tidak aktif. (red)