Tua Tao Bos Gelper Ternama di Batam Gertak Wartawan “Kenapa SMS Polda Kepri “Toh…Buka Juga.

0
1018

4BATAM- Zonadinamika.com. Pengusaha gelanggang permainan gelper selama ini sangat merasa resah dengan izin yang di terbitkan kepala BPM kota Batam sdr.H.Gustian Riau seakan-akan bodong alias tidak ada jaminan hukumnya.

Baru beberapa minggu/bulan di operasikan tim gabungan dari pemerintah pemko Batam maupun penegak hukum datang untuk melakukan razia ke lokasi-lokasi, bahkan menutup dan memasang garis polis line.Hal inilah yang menjadi pertanyaan para pengusaha gelper di Batam,kalau jenis gelanggang permainan gelper tidak di izinkan di operasikan kembali,kenapa izinnya di terbitkan oleh Dinas BPM kota Batam.

Sepertinya pihak pengusaha gelper di kota Batam sudah sepakat membuka kembali ,beberapa titik lokasi sudah mulai di operasikan seperti di daerah STC Mall sekupang, SKY Villa ,di depan Desi Mall Jodoh ,di depan ruko Food Good Aiwan Nagoya ,Pasar Induk kandang Ayam Jodoh,dan Harbour Bay lantai II di Batu Ampar sudah tampak mulai beroperasi ,apakah sebelumnya sudah di lakukan  kordinasi kepada pemerintah Pemko Batam dan DPRD kota Batam serta dari jajaran pihak kepolisian Polda Kepri ?

Salah satu pengusaha Gelper berisial A saat di konfirmasi awak media ini pada hari kamis tanggal 23 juli dan meminta namanya di rahasiakan mengatakan “Seharusnya Dinas BPM yang bertanggung jawab bukan pengusaha dan para pemainnya yang di korbankan.Sampai saat ini kasus pengrebekan gelanggang permainan (gelper)di daerah Aviari di belakang ruko Mitra Mall telah mengamankan pemiliknya sdr.Acuan beberapa bulan yang lalu sampai saat ini belum tampak di meja persidangan.

Sementara permainan gelanggang  laga ayam di daerah Batam Centre 3 lokasi ,dadu goncang Jodoh di Batu Ampar ,Sekupang dan Batu Aji di biarkan beroperasi meski  tanpa adanya izin.Tolong bagi pemerintah dan aparat penegak hukum di kota Batam agar bersifat netral  jangan ada tebang pilih,dan kami juga tidak pernah memaksakan diri membuka usaha gelanggang gelper jika itu sudah di larang ,tapi sangat di sayangkan jika ada larangan kenapa izinnya sampai saat ini bisa di terbitkan di Dinas BPM kota Batam ,ujar salah satu pengusaha gelper.

Sebelumnya aparat penegak hukum sudah berulang  kali  merazia lokasi gelanggang permainan jenis ketangkasan yang terindikasi adanya undi sur  judi .Bahkan penertiban  mesin-mesin gelper selama  operasi razia dari  aparat kepolisian polda kepri bukan saja sekedar pemasangan garis pita polis line tetapi turut mengamankan sejumlah mesin gelper hingga di gelandang  ke kantor polsekta  terdekat , kantor polresta Barelang hingga di amankan di Polda Kepri.

Tetapi para pengusaha gelper sepertinya tidak menunjukkan adanya efek jera ,meski dalam kurung waktu 3 tahun berturut-turut jenis permainan ketangkasan (gelper) kesannya selalu buka dan tutup.Berselang waktu tidak begitu lama  setelah jajaran  polda kepri  selesai melaksanakan operasi razia penertiban dan bahkan pemasangan garis pita polis line, pengusaha kembali membuka usaha gelanggang permainannya  seperti yang terjadi saat ini,secara serentak pengusaha gelper sudah memulai mempersiapkan mesin gelper siap operasi sesuai pantauan media di beberapa lokasi.

Hengky salah satu pengusaha gelper yang berlokasi di A1 Nagoya saat bertemu dengan awak media ini lalu bertanya  “kenapa kamu sms Kapolda “polda datang ke STC ,tapi nyatanya kami masih tetap buka ,kamu mau cari masalah ia…sama kami ? mancam betul saja kamu. Tidak lama kemudian bos pengusaha gelper yang ternama di Batam sdr.Tua Tao tiba di lokasi dan bertanya “kenapa kamu mengirimkan sms sama kapolda “kamu anak kemarin sore di Batam ini ,sok jago kamu ,banyak media yang datang kita layani kok dengan baik.kamu mau cari masalah ia…sama kami ,ujarnya di lokasi gelper.

Dari informasi yang di himpun media ini di lapangan di sinyalir berbagai pungutan mengalir untuk menerbitkan domisili izin usaha yang di keluarkan RT/RW setempat di kenakan Rp.5.000.000,-di tingkat kelurahan mencapai Rp.10.000.000,-bahkan ketingkat kecamatan di kenakan biaya Rp.20.000.000,-.

Sementara untuk pengurusan izin gelper di kantor BPM kota Batam dengan sistem prosedur di peroleh informasi di kenakan biaya pungutan/satu izin mencapai Rp.80.000.000,- sampai Rp.100.000.000,-belum lagi sistem pengurusan izin yang tidak memenuhi prosedur atau sistem tembak /kilat di kantor BPM kota Batam di peroleh informasi di kenakan biaya dua kali lipat.

Hingga berita ini di muat ,pejabat di Dinas BPM kota Batam sampai saat ini belum bersedia di konfirmasi ,bahkan di hubungi melalui ponsel selulernya tidak ada jawaban.Lalu benarkah Mulai dari tingkat RT/RW ,Lurah dan Camat bahkan Dinas BPM kota Batam melakukan  pungutan terkait pengurusan izin gelanggang permainan ketangkasan jenis gelper nilainya kian begitu besar .Tim

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here