Diduga Dibekingi Oknum TNI, Sarang Judi Digerebek Denpom Medan

0
636

rumah bordir medanMEDAN,Zonadinamika.com. Denpom 1/5 Medan kembali berhasil menggerebek sarang judi di Pasar I No.10, Setia Budi wilayah hukum Polsek Sunggal, Kamis (14/5/2015) malam sekira pukul 20.30 WIB.

Dari lokasi penggerebekan petugas mengamankan sedikitnya 7 warga sipil dan 3 diduga oknum TNI. Selain itu juga diamankan barang bukti 6 unit sepedamotor dan 1 unit mobil vitara BK 1361 ZY warna putih.

Pantauan dilokasi penggerebekan, tampak sejumlah warga sekitar sontak saja berhamburan dan heboh dengan adanya penggerebekan yang dilakukan petugas yang berpakaian hijau baret hijau.

Salah seorang warga berada dilokasi yang enggan menyebutkan namanya mengaku puas dengan penggerebekan tersebut. Pasalnya, dirumah lokasi judi tersebut sudah sangat lama meresahkan warga sekitar.

“Kami warga sini sebenarnya sudah lama mengetahui rumah itu dijadikan lapak judi. Tapi kami tidak bisa berbuat apa-apa, karena katanya diduga di Back-up aparat,” ujar wanita separuh baya bertubuh tambun kepada wartawan.

Penggerebekan tersebut berlangsung singkat. Dari lokasi, petugas mengamankan sejumlah pemain dan barang bukti dan diserahkan ke Polsek Sunggal.

Berikut nama empat warga sipil yang berhasil dihimpun wartawan yakni, Basir, Muzakir, Amedin Limbong, dan bermarga Lubis. Atas pemggerebekan tersebut, Wakapolresta Medan turun ke Polsek Sunggal.

Dikonfirmasi wartawan, Waka Polresta Medan, AKBP Yusuf Hondawan Naibaho terkait penggerebekan tersebut enggan memberikan komentar. “Nanti saja ya,” kata Waka Polresta sembari berlalu meninggalkan sejumlah wartawan.

Kanit Reskrim Polsek Sunggal Iptu Pol Oscar Stefanus Sedjo SH, sepertinya tidak bersahabat dengan sejumlah wartawan yang hendak mengambil gambar para pelaku pemain judi yang di amankan oleh Denpom 1/5 Medan yang selanjutnya di serahkan ke Polsek Sunggal tersebut.
“Jangan sekarang bro, nanti dulu,” ujar Oscar kepada sejumlah wartawan.(Rp82)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here