Jambret Laptop Mahasiswa UMSU, Duo SS Nyaris Tewas Dihajar Massa

0
818

jambret medanMEDAN,Zonadinamika.com. Rampas tas milik korban yang berisikan lapotop Duo SS babak belur di hajar massa. Kedua pelaku yang berinisial MS (22) warga Jalan Golrilla, MDS (22) warga Jalan Mabar

Informasi yang berhasil dihimpun, kedua pelaku menjambret tas milik korban yang berisikan lapotop, dompet dan uang milik korban Fadila Maulani (19) warga Jalan Flamboyan, ketika itu korban sedang melintas di simpang tugu Adipura di persimpangan Jalan T. Amir Hamzah.

Nahas, begitu kedua pelaku berhenti di perlintasan rel kereta api, kedua pelaku langsung di tangkap massa dan tanpa dikomandoi massa pun langsung mengahjar kedua pelaku hingga babak belur. Tidak itu saja massa yang geram juga membakar sepeda motor yang di gunakan kedua pelaku untuk menjambret.

Personil polsek Medan Barat yang mendapatkan informasi ada pelaku jambret yang di massa warga, petugas polsek Medan Barat langsung turun ke lokasian setibanya dilokasi petugas lalu mengamankan kedua pelaku dan diboyong ke polsek Medan Barat untuk di proses lebih lanjut.

Begitu mengetahui tas milik Mahasiswa Fakultas Akutansi UMSU telah di jambret kedua pelaku, sontak korban langsung berteriak. Mendengar teriakan korban massa pun langsung mengejar kedua pelaku. Sesampainya di perlintasan rel kereta api tepatnya di dekat bengkel Kilat Service kedua pelaku berhasil ditangkap massa dan langsung menghajar pelaku hingga babak belur.

“Sewaktu mereka menjambret lapotop ku, aku langsung berteriak rampok dan massa pun langsung mengejar kedua pelaku lalu menghajar pelaku hingga babak belur,” ujar Fadila Maulani Anak paling kecil dari 4 bersaudara ini kepada Zonadinamika.Online, Selasa (12/5/2015).

Menurut keterangan Kanit Reskrim Polsek Medan Barat, AKP Semeon Sembiring menyebutkan setelah berhasil menjambret kedua pelaku kabur menuju Jalan Gatot Subroto, sesampainya di persimpangan rel kereta api kedua pelaku berhenti, ketika itu kereta api sedang melintas.

“Sesampainya di persimpangan rel kereta api kedua pelaku berhenti, ketika itu kereta api sedang melintas dan massa pun langsung menangkap kedua pelaku,” ujar AKP Semeon, sembari mengatakan kedua pelaku sudah 3 kali beraksi menjabret.

Kemudian, AKP Semeon mejelaskan, kedua pelaku saat ini telah diamankan untuk di proses lebih lanjut. “Sabar ya, saat ini korbannya masih di mintai keterangannya untuk melengkapi laporan pengaduan,” ungkapnya.(Rp82)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here