LAKI Tuding Kapolres Nias’ AKBP.Yofie Girianto Putro Back-UP pelaku pengeroyokan

0
704
ilustrasi-pengeroyokan
ilustrasi-pengeroyokan

NIAS,Zonadinamika.com. Penanganan kasus tindak pidana pengeroyakan di Mapolres Nias dinilai kurang profesional dimana penyidik pembantu Bripka’ Jekson Manik tidak serius mengungkap kasus ini.

Terbukti dengan penetapan dua tersangka (09-04-15) ‘Medianus Zebua alias Ama Niko yang notabene kabid sarana prasarana disdik kota Gunungsitoli dan Dameyus Zebua alias Dedy sedangkan menurut korban Lidaaro Zebua alias Zma Krisman dan juga 4 orang saksi menyatakan bahwa pelaku pengeroyokan ada 4 orang yaitu : Medianus zebua’ Dameyus zebua’ Syukur ema zebua & Barselona zebua.

Ironisnya lagi Medianus Zebua alias Ama Niko melarikan diri saat pemeriksaan di ruang unit 1 Mapolres Nias sekira pukul 20.00 Wib (29-04-15) saat Kanit 1 Enand H. Daulay dan Kasat Reskrim SK Harefa. SH MH mengajukan nota ajuan kepada Kapolres Nias di rumah dinasnya.

Sepulang dari rumah dinas kapolres’ keluarga korban Krisman Zebua menanyakan status hukum dua tersangka namun dengan arogannya Kasat Reskrim SK Harefa mengatakan bahwa dua tersangka tidak ditahan dan penahanan itu hak penyidik.

Ketua LSM LAKI Nias Delisama menduga kuat Kapolres Nias mendapat salam tempel dari tersangka sehingga dengan enaknya pelaku pengeroyokan menghirup udara segar dan hal tersebut merupakan bentuk pembiaran yang dilakukan oleh mapolres nias terbukti dengan pengiriman SPDP yang seharus pada tanggal (09-04-15) sejak dimulainya penyidikan namun penyidik sengaja menguluru-ulur (30-04-15).red

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here