Demi Perpres 81/2014, SRI Akan Relokasi Ke Uluan dan Porsea

0
87

Toba-ZonadinamikaNews.com. Areal Operasi Akuakultur Regal Springs Indonesia (RSI) ajan direlokasi sebagaimana tuntutan mewujudkan Kawasan Danau Toba menjadi Kawasan Wisata Kelas Dunia.

Untuk itu, Pemkab Toba beberkan rencana relokasi tersebut kepada sejumlah wartawan yang meliput di wilayah Kabupaten Toba yang dilaksanakan di Posko Pusat Penanganan Wabah Corona Virus Disease 2019 atau Covid19 di halaman Gedung Bupati Toba pada Rabu (27/5/2020) pukul 14.30 Wib.

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Kabupaten Toba, Audi Murphy Sitorus menyampaikan bahwa dalam mewujudkan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional  (KSPN), maka Presiden RI, Joko Widodo telah mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres), Nomor 81 Tahun 2014 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Danau Toba.

“Untuk itu, maka segala kegiatan yang berpotensi mencemari air Danau Toba tidak diperbolehkan lagi beroperasi. Karenanya RSI baru baru ini, tepatnya pada Jumat (15/5/2020) yang lalu sudah datang ke kita untuk berdiskuai dan sekaligus study kelayakan terkait rencana pemindahan areal operasional SRI,” terang Murphy.

“Saat ini pihak RSI sendiri tengah melakukan study kelayakan bagi lokasi – lokasi alternatif yang sekaligus dalam upaya mendukung Strategi Pemerintah bagi Pengembangan Pariwisata Bertanggung Jawab di Danau Toba,”

“Untuk itu, kita juga akan melakukan kajian yang mendalam terkait pemindahan itu yang rencanya akan dipindahkan ke dua lokasi perairan yakni Kecamatan Uluan dan Kecamatan Porsea. Salah satu bagian penting proses studi kelayakan ini adalah berkonsultasi dengan para ahli di bidang terkait,” lanjutnya.

Diakhir paparannya, Sekda menyebut bila proses pemindahan itu sesuai regulasi, maka semua pihak harus mendukungnya. “Namun, bila tidak sesuai aturan, maka pemindahan lokasi itu jelas akan kita tolak,” pungkasnya didampingi Mintar Manurung, Lalo H Simanjuntak, Siti Nuraya dan pejabat lainnya.

Menanggapi itu, beberapa wartawan memberi saran agar Pemerintah Pusat dan Daerah harus serba hati-hati dalam pemberian ijin relokasi tersebut. “Jangan nanti perpindahan itu memunculkan konplik di tengah masyarakat. Jadi harus dikaji secara mendalam,” saran beberapa wartawan.

Sementara itu, dalam rilis yang disampaikan oleh Cameron MacLean, Regal Springs Group Head of Processing & Farming sebelumnya menyebut bahwa RSI tengah merencanakan investasi pada Program Keberlanjutan yang diberi nama “KAMI PEDULI” di Danau Toba.

Strategi RSI adalah mengembangkan usaha dan bertransformasi melalui perwujudan Program Keberlanjutan Terpadu “KAMI PEDULI” kelas dunia di Danau Toba untuk menghasilkan dan menjual Tilapia mutu terbaik dunia secara lebih berkelanjutan.

“Kami memahami dan mendukung Strategi Pemerintah bagi Pengembangan Pariwisata Bertanggung Jawab untuk Danau Toba. Kami juga sangat meyakini bahwa kawasan Danau Toba yang berkelanjutan adalah kawasan yang juga menghargai lingkungan hidup seraya mengembangkan manfaat sosial ekonomi melalui produksi pangan mutu tinggi,” sebut Cameron.

“Tujuan kami adalah mendapatkan lokasi – lokasi yang sesuai dan disetujui pemerintah untuk penempatan keramba budidaya ikan yang dikelola secara bertanggung jawab dan dermaga pendaratan yang akan semakin meningkatkan keberlanjutan operasi akuakultur melalui kerjasama dengan pemerintah daerah,” katanya lagi.(JP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here